Tol Laut dan Quantum Leap Pariwisata Indonesia

SB. Wiryanti Sukamdani
SB. Wiryanti Sukamdani

Jakarta (Paradiso) – Ketua Badan Promosi Pariwisata Indonesia (BPPI) SB. Wiryanti Sukamdani mengatakan konsep tol laut yang diajukan Joko Widodo menjadi sinergi dengan program “Quantum Leap” pariwisata yang digagasnya. Sehingga lompatan kunjungan wisatawan dengan target 20 juta wisman bisa terealisasikan hingga lima tahun kedepan.

“Keberadaan tol laut akan memungkinkan wisata kapal pesiar atau ‘cruise ship’ dapat dikembangkan di Indonesia. Ini menjadi keyakinan Quantum Leap Pariwisata Indonesia bisa terwujud ,” kata Wiryanti Sukamdani di Jakarta, Jumat (15/8/2014).

Dengan begitu, diharapkan nantinya akan banyak pelabuhan dan marina yang dibangun hingga kapal pesiar yang umumnya mengangkut ribuan wisatawan akan berdatangan.

Hal itu, menurut dia, akan mempermudah pencapaian target kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia dalam lima tahun ke depan. “Bahkan ini juga akan mendatangkan devisa negara yang besar sehingga taraf hidup masyarakat meningkat,” ujar Yanti.

Menurut Yanti Sukamdani, potensi turis masuk ke Indonesia dengan menumpang kapal wisata atau yacht sebenarnya sangat besar, yakni mencapai sekitar 2.000 kapal per hari.

Sayangnya, kata dia, Indonesia belum memiliki banyak dermaga khusus untuk kapal pesiar di samping juga banyak perizinan bagi kapal masuk yang dianggap masih tumpang tindih.

Yanti Sukamdani menilai bahwa gagasan tol laut akan menjadi terobosan besar sekaligus jawaban bagi persoalan wisata kapal pesiar di Indonesia.

Tol laut sendiri dirumuskan sebagai jalur kapal-kapal besar yang menghubungkan pelabuhan-pelabuhan utama di Indonesia yang memungkinkan ada kapal rutin berlayar dari Sumatera ke Papua dan sebaliknya.

Yanti meyakini bahwa tol laut akan mendongkrak kinerja sektor pariwisata di Tanah Air dari beberapa sisi, termasuk dari sisi wisata kapal pesiar hingga pemerataan logistik untuk bisnis jasa pendukung pariwisata.

“Quantum leap” atau lompatan besar pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan gagasan Yanti Sukamdani dengan menjadikan sektor pariwisata skala prioritas pembangunan nasional untuk mencapai target 20 juta kunjungan wisman di 2019. (bowo)

Facebook Comments

Leave a Reply

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.