VITO di 13 Negara Signifikan Dongkrak Kunjungan Wisman

vitoJakarta (Paradiso) – Visit Indonesia Tourism Officers (VITO) yang kini tersebar di 13 negara dinilai mampu mendatangkan dan mengontribusikan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) secara signifikan ke Indonesia.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengatakan meningkatnya kunjungan wisman ke Indonesia itu juga tidak lepas dari peran aktif semua stakeholder pariwisata di antaranya para country managers VITO. Sepanjang Januari-Oktober 2014 wisman yang berkunjung ke Indonesia mencapai 7.755.616 orang atau tumbuh 8,71%.

“Jumlah itu didorong oleh peran VITO yang kini tersebar di 13 negara yakni Singapura, Malaysia, Australia, Tiongkok (dua VITO di Beijing dan Guangzhou), Jepang, Korea Selatan, India, Timur Tengah, Inggris, Belanda, Prancis, Jerman, dan Rusia,” ujarnya.

Dikatakan, kami berharap peranan VITO ke depan semakin besar seiring meningkatnya target kunjungan wisman dari 9,5 juta pada 2014 menjadi 10 juta pada 2015 dan meningkat menjadi 20 juta pada 2019. Pihak Kementerian juga mendorong upaya peningkatan kunjungan wisman melalui kebijakan baru yakni bebas visa bagi wisman dari Australia, Jepang, Tiongkok, Korea Selatan, dan Rusia mulai 2015.

“Selain itu pihak kami juga memberikan kemudahan perizinan masuknya kapal layar dalam upaya mendorong masuknya para yachter yang menjadi bagian penting dari pengembangan wisata bahari di Tanah Air,” katanya.

Ditambahkannya, saya berharap agar VITO proaktif menyosialisasikan dan mempromosikan kebijakan baru tersebut sesuai perannya sebagai brand ambassador pariwisata Indonesia dengan melakukan komunikasi, interaksi, dan menciptakan kerja sama strategis bersama pelaku penting di pasar sasaran dalam upaya meningkatkan kunjungan wisman.

“ VITO sebagai perwakilan promosi pariwisata Indonesia di mancanegara harus fokus pada promosi harian pada segmen media dan industri pariwisata di luar negeri. VITO juga berperan dalam memberikan masukan dan usulan bentuk-bentuk promosi efektif yang dapat diterima di pasar mancanegara,” ungkap Arief.

Dijelaskannya kembali, Kemenpar merintis pembentukan VITO sejak 2005 yang ketika itu dibentuk di 3 negara dan kini berkembang menjadi 14 VITO di 13 negara sebagai pasar wisata utama. Ke-13 negara itu mengontribusikan kunjungan wisman yang besar ke Indonesia yang hingga tutup tahun ini ditargetkan mencapai 9,5 juta wisman. (*)

Facebook Comments

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.