Wujudkan 100 KEK Pariwisata di Indonesia

Jakarta (Paradiso) – Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang terdapat di Indonesia baru ada di tiga wilayah.

“KEK hingga saat ini baru ada di tiga wilayah, yaitu Tanjung Lesung di Provinsi Banten, Mandalika di Provinsi Nusa Tenggara Barat, dan Morotai di Provinsi Maluku Utara,” ujarnya di Marina Batavia, Jalan Baruna Raya, Komplek Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Rabu (8/4/2015).

Jumlah tersebut menurutnya masih jauh dari yang ditargetkan oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian kepada Kementerian Pariwisata. “Tantangan Menko Perekonomian itu 10 KEK pariwisata hingga tahun 2019. Kalau enggak percaya silakan tanya Pak Sofyan Djalil,” kata dia.

Sebenarnya, dengan konsentrasi pemerintah saat ini di bidang infrastruktur, maritim, energi, pangan, dan pariwisata, pariwisata bisa saja menjadi leading sector dengan pembangunan cultural industry. “Cultural indutry yang kemungkinan kita bisa kembangkan,” ucapnya.

Arief juga mengatakan, Indonesia memungkinkan untuk membangun 100 kota KEK yang leading sectornya adalah pariwisata. Sebab KEK sendiri hanya membutuhkan luas rata-rata 1.500 hektar. “Kalau setuju nanti kita akan ajukan ke Bappenas sebagai rancangan pembangunan jangka panjang,” ujarnya.

Jika pengembangan Tanjung Lesung berhasil dilaksanakan, akan dijadikan sebagai contoh dan tumpuan pengembangan di daerah-daerah lain dalam membangun kota-kota baru di daerah terpencil guna menggerakkan ekonomi Indonesia serta mendidik masyarakat melalui tourism, trade dan investment. (*)

Facebook Comments

Leave a Reply

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.