Yogya dan Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan

Pantai Parangtritis
Pantai Parangtritis

Yogyakarta (Paradiso) – Objek wisata Pantai Parangtritis Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dipadati wisatawan dari berbagai daerah selama beberapa hari pada libur Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriah.

“Wisatawan mulai memadati sejak hari H Lebaran atau Senin (28/7) lalu, dan hingga Rabu ini Pantai Parangtritis semakin ramai dikunjungi wisatawan,” kata Sub-Koordinator Tempat Pemungut Retribusi (TPR) Induk Pantai Parangtritis Agus Sugiyanto di Bantul, Rabu, (30/7/2014).

Menurut dia, berdasarkan data kunjungan sesuai penjualan tiket masuk di TPR Pantai Parangtritis, pada Senin (28/7) jumlah pengunjung sebanyak 5.470 orang dengan pendapatan retribusi dari karcis sebesar Rp25,9 juta.

Kemudian pada Selasa (29/7) jumlah pengunjung Pantai Parangtritis sebanyak 21.820 orang dengan pendapatan sebesar Rp103,7 juta, sedangkan pada Rabu ini hingga petang pengunjung mencapai sekitar 30.300 orang.

“Jumlah pengunjung dari hari ke hari terus melonjak, bahkan pada Rabu, untuk shift pagi (pukul 06.00 sampai 13.30 WIB) ada 17.300 orang, sementara sejak siang hingga pukul 18.30 WIB sudah sekitar 13 ribu orang, jumlah ini akan terus bertambah meskipun hanya sedikit-sedikit,” katanya.

Ia mengatakan, sudah menjadi tren setiap tahun selama libur Lebaran bahwa objek wisata andalan di Bantul ini ramai dikunjungi wisatawan, baik yang sedang merayakan Lebaran bersama keluarga di daerah ini maupun wisatawan umum lainnya.

“Pengunjung Pantai Parangtritis didominasi wisatawan luar daerah dengan kendaraan roda empat, misalnya pelat nomor H (Semarang), B (Jakarta), dan AA (Magelang), rata-rata memang dari Jawa Tengah ke barat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bantul, Bambang Legowo mengatakan, selama sepuluh hari mulai akhir Juli sampai dengan Agustus 2014, pihaknya mementaskan 23 kesenian tradisional di beberapa objek wisata terutama pantai selatan.

“Ada pementasan musik campur sari, musik irama Koes Plus, musik elekton, serta jathilan, dan pementasan tidak hanya di Pantai Parangtritis, namun di Pantai Gua Cemara, Kuwaru dan Pantai Baru Pandansimo,” kata Bambang Legowo.

Ia mengatakan, dengan padatnya acara kesenian di objek wisata pantai selama Lebaran itu, diharapkan dapat menghibur wisatawan yang berlibur, sekaligus menjadikan daya tarik wisatawan agar jumlah pengunjung semakin bertambah.

“Mudah-mudahan pantai tidak sepi wisatawan, kami harapkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata selama Lebaran mencapai sebesar Rp1 miliar, dengan total pengunjung mencapai sekitar 220 ribu orang,” katanya.

Ribuan Wisatawan Serbu Kepulauan Seribu

Kepulauan seribu masih menjadi magnet bagi para pelancong maupun warga Ibu Kota yang tidak mudik ke kampung halaman. Ada beberapa pilihan yang ditawarkan seperti dari Pulau Tidung, Pramuka, Harapan, Pari sampai Untung Jawa. Ketua Asosiasi Jasa Wisata Kepulauan Seribu, Micky Musleh menjelaskan, sejak H-1 hingga H+2 tercatat sudah ada 20.000 wisatawan yang berkunjung ke Kepulauan Seribu. Dia optimis bisa mencapai target 30.000 pengunjung selama musim liburan sepekan.

Dari pengakuan Micky, Pulau Tidung masih menjadi primadona di mata wisatawan domestik. Keindahan bawah laut dan jembatan cinta masih menjadi incaran para pengunjung.

Selain Pulau Tidung, ada pulau lain yang menjadi destinasi wisatawan. Semisal Pulau Pramuka yang terkenal dengan penangkaran penyu dan hutan bakaunya, Pulau Pari dengan pasir putih, Pulau Harapan dengan wisata bahari dan Pulau Untung Jawa ada pantainya yang indah.

“Dari beberapa pulau wisata lainnya, memang yang paling banyak dikunjungi adalah Pulau Tidung. Paket wisata di sana cukup murah sekitar Rp 350.000 per malam. Sementara pulau lainnya berkisar Rp 375.000-400.000 per malam,” ujar Micky saat dihubungi merdeka.com di Jakarta, Selasa (29/7).

Walaupun angka kunjungan wisatawan ke Kepulauan Seribu tergolong cukup tinggi, Micky tetap meyakinkan masyarakat agar tidak khawatir dengan ketersediaan tempat penginapan maupun transportasi.

“Dari 500 penginapan yang terdiri dari resort dan home stay di beberapa pulau semuanya telah penuh diiisi wisatawan. Walau begitu para calon wisatawan tidak perlu khawatir, karena biasanya wisatawan hanya berlibur selama 2-3 hari saja,” ujarnya. (*/ant)

Facebook Comments

Leave a Reply

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.