Home News Sumbar Creatifest 2023, Bentuk Nyata Keberpihakan Pemprov dan BI untuk Sektor UMKM Lokal

Sumbar Creatifest 2023, Bentuk Nyata Keberpihakan Pemprov dan BI untuk Sektor UMKM Lokal

by Editor Bali
0 comment

PADANG, PARADISO INDONESIA — Hari ini Kegiatan Sumbar Creatifest 2023 resmi dibuka. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Hansastri yang hadir mewakili Gubernur Mahyeldi dalam acara tersebut mengatakan, kegiatan Sumbar Creatifest 2023 akan berdampak positif untuk pengembangan pasar UMKM lokal dan pertumbuhan ekonomi Sumbar.

“Ini adalah bentuk nyata dari kolaborasi dan sinergitas antara Pemprov Sumbar dan Bank Indonesia dalam mendukung pengembangan UMKM lokal dan pertumbuhan ekonomi Sumbar,” ucap Hansastri saat menghadiri pembukaan Sumbar Creatifest 2023 di Kawasan GOR H. Agus Salim, Padang. Jum’at (1/12/2023).

Menurutnya, dibawah kepemimpinan Gubernur Mahyeldi dan Wakil Gubernur Audy Joinaldy pertumbuhan ekonomi Sumbar telah menunjukkan trend positif. triwulan II Tahun 2023 tumbuh sebesar 5,14% year on year (yoy) meningkat dibandingkan dengan triwulan I Tahun 2023 yang tumbuh 4,80% yoy dan persentase tersebut jauh meningkat dibandingkan dengan triwulan IV Tahun 2022 lalu yang tumbuh 4,15 % yoy.

“Angka pertumbuhan ekonomi
Sumbar selama Tahun 2023 telah menunjukkan trend positif, itu karena lapangan usaha sejumlah sektor seperti pertanian, perdagangan dan jasa serta UMKM bergerak secara merata. Ini yg harus kita jaga kedepan,” ungkap Sekda Prov. Sumbar.

Selanjutnya Hansastri mengatakan, saat ini juga telah ada sumber pertumbuhan ekonomi baru yang sangat potensial di Sumbar, yakni sektor pariwisata. Setidaknya dalam 2 tahun terakhir Pemprov Sumbar telah menggarap sektor ini secara fokus dengan mengusung konsep Meeting, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE) yang dikemas melalui tagline Visit Beautiful West Sumatera 2023.

Baca Juga:   Sekda Ungkap Sejumlah Upaya Pemprov Sumbar untuk Sukseskan Pemilu 2024 PADANG- Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) melaksanakan apel gelar pasukan Operasi "Mantap Brata Singgalang 2023-2024" di Lapangan Satbrimobda Polda Sumbar, Padang (17/10/2023). Apel yang digelar secara serentak oleh seluruh Kepolisian Daerah (Polda) di Indonesia tersebut, bertujuan untuk pemeriksaan akhir kesiapan personel, peralatan, dan sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam pengamanan Pemilu 2024. Hadir mewakili Gubernur Mahyeldi dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Hansastri mengatakan pihaknya selaku wakil pemerintah pusat di daerah telah melaksanakan sejumlah kewajiban dalam rangka mensukseskan penyelenggaraan Pemilu serentak 2024. "Gubernur bersama DPRD telah menunaikan 2 kewajiban yang menjadi tugas Pemprov untuk mensukseskan Pemilu serentak 2024, pertama terkait alokasi anggaran dan yang kedua, terkait netralitas ASN," tegas Hansastri usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Mantap Brata Singgalang 2023-2024. Lebih lanjut ia menyampaikan, pihaknya menyambut baik berbagai persiapan yang telah dilakukan banyak pihak untuk mensukseskan penyelenggaraan Pemilu serentak 2024. Hansastri berharap, semua upaya tersebut dapat membuat Pemilu serentak 2024 berjalan lancar, aman, dan tertib, baik di tingkat Sumbar maupun nasional. "Melihat apa yang telah dilakukan banyak pihak hingga saat ini, kita berharap penyelenggaraan Pemilu serentak 2024 bisa berjalan aman dan lancar," pungkas Hansastri. Sementara itu Kapolda Sumbar, Irjen Pol Suharyono dalam amanatnya saat bertindak sebagai inspektur upacara mengatakan Pemilu 2024 adalah Pesta Demokrasi terbesar di Indonesia dan berpengaruh besar untuk masa depan bangsa. Menurutnya, seluruh pihak mesti memberikan kontribusi positifnya untuk mensukseskan pesta demokrasi tersebut. Dikatakannya, Operasi "Mantap Brata Singgalang 2023-2024" akan berlangsung selama 222 hari, terhitung mulai dari 19 Oktober 2023 hingga 20 Oktober 2024 mendatang. Ia menyebut, khusus di Sumbar personil Polri yang diturunkan untuk pengamanan pemilu 2024 lebih kurang sebanyak 8.000 orang. Jumlah tersebut, belum termasuk personil pendukung dari komponen TNI dan Kementerian/Lembaga lainnya. Sementara secara nasional, Operasi Mantap Brata 2023-2024 ini melibatkan sebanyak 434.197 personel Polri, mulai di tingkat Mabes hingga seluruh polda jajaran. "Khusus di tubuh Polda Sumbar, kita menurunkan 3/4 dari total kekuatan. Jumlah nya sekitar 8.000 personil," ungkap Irjen Pol Suharyono. Dalam teknis pelaksanaannya, Kapolda mengakui penanganan untuk setiap daerah tidak sama, ada pemetaan klasifikasi tingkat pengamanan berdasarkan potensi kerawanan ganguan keamanan. Di Sumbar, sambung Kapolda, pihaknya menilai seluruh daerah masih dalam kategori aman, sehingga belum diperlukan penanganan khusus. Tapi, ia mengaku pihaknya akan terus melakukan pemantauan sebagai langkah antisipasi jika saja terjadi kondisi diluar perkiraan awal. "Meskipun saat ini di Sumbar belum ada daerah yang termasuk kategori rawan. Tapi kita tetap lakukan pemantauan, sebagai langkah antisipasi," pungkas Kapolda Sumbar. Terakhir ia menegaskan, dalam pelaksanaan pengamanan selama Operasi "Mantap Brata Singgalang 2023-2024" pihaknya akan mengedepankan 4 unsur utama yakni, pertama security (bebas dari rasa takut dan kekhawatiran), surety (keyakinan dan kepastian hukum), safety (kenyamanan), peace, (perasaan tentram dan damai). Menurutnya, jika empat unsur tersebut telah dapat diwujudkan maka dengan sendirinya keamanan bisa terwujud dan terjamin. (adpsb/ ** / H )

Hasilnya cukup bagus, sambung Hansastri, dimana selama Tahun 2023, banyak kegiatan pertemuan tingkat nasional dan internasional dari berbagai Kementerian, Asosiasi Perguruan Tinggi, Kedokteran dan beberapa stakeholders lainnya diselenggarakan di Sumbar.

Sementara itu, Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumbar, Endang Kurnia Saputra mengatakan Sumbar Creatif Fest 2023 ini bertujuan membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah Sumbar.

“Kegiatan Sumbar Creatif Fest 2023 digelar selama 3 hari, tepatnya 1-3 Desember 2023 di kawasan GOR H. Agus Salim Padang dengan melibatkan ratusan pelaku UMKM lokal,” kata Kepala BI Perwakilan Sumbar.

Endang Kurnia Saputra mengatakan saat ini banyak anak muda yang berdagang ala milenial atau menyesuaikan konteks kekinian. Cara itu dinilai BI cukup strategis dalam menarik konsumen. Namun, rata-rata mereka terkendala pada sisi pemasaran. Kendala itulah yang coba kita fasilitasi solusinya melalui kegiatan Sumbar Creatif Fest 2023.

“Produk yang mereka jual bagus namun sayangnya belum banyak yang tahu. Oleh karena itu, Sumbar Creatif Fest 2023 akan menampilkannya dengan harapan bisa menjadi solusi untuk permasalahan tersebut,” katanya.

Sebelumnya kegiatan ini dinamai dengan Minang Craft. Namun pada 2023 BI Perwakilan Sumbar menggantinya menjadi Sumbar Creatif Fest. Alasannya, agar ajang yang bertujuan mempromosikan dan menggeliatkan ekonomi kreatif serta pariwisata itu lebih inklusif. (adpsb/ / ** / H )

Berita Terkait