Home Pendidikan STB Runata dan Persatin Satukan Langkah: Gerakan “Kawan Alam” Kawal Masa Depan Pariwisata Bali 2026

STB Runata dan Persatin Satukan Langkah: Gerakan “Kawan Alam” Kawal Masa Depan Pariwisata Bali 2026

by Bali Paradiso
0 comment

DENPASAR— Sekolah Tinggi Bisnis Runata resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Persatin RANGER dalam upaya memperkuat kolaborasi pendidikan dan konservasi lingkungan di Bali.

Penandatanganan dilakukan oleh Ketua STB Runata, Dr. Lusia Vreyda Adveni, bersama Chief Ranger Officer Persatin, Henny Paula Sitohang, di Denpasar. Acara tersebut turut disaksikan Chief Patron Persatin, Wanda Syahputra.

Kerja sama ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan fokus pada penguatan pendidikan berbasis keberlanjutan, riset konservasi, program magang, hingga kampanye nasional edukasi lingkungan dan satwa endemik Bali.

Ketua STB Runata, Dr. Lusia, menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir dalam solusi nyata persoalan lingkungan.

“Mahasiswa harus menjadi agen perubahan. Sustainability bukan lagi pilihan, melainkan keharusan,” ujarnya.

Sementara itu, Henny Paula Sitohang menyatakan bahwa konservasi merupakan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan pariwisata Bali.

“Jika lingkungan dan satwa endemik terjaga, identitas dan daya tarik Bali akan tetap kuat,” katanya.

Sebagai implementasi awal, kedua pihak meluncurkan gerakan “Kawan Alam”, yang akan dimulai pada 21 Februari 2026 bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional melalui kegiatan bertema “KAWAN ALAM, KAWAL PARIWISATA BALI 2026” di Pantai Padang Galak, Denpasar Timur.

Kegiatan tersebut menargetkan sekitar 500 peserta dengan agenda bersih pantai, edukasi pengelolaan sampah, mini talkshow lingkungan, dan kampanye konservasi satwa endemik Bali.

Baca Juga:   Meningkatkan Kemampuan Guru SD Negeri DANIWATO Dalam Menyusun RPP Melalui Supervisi Klinis

MoU ini akan berlangsung selama lima tahun dan diharapkan mampu memperkuat model praktik baik pengelolaan lingkungan pesisir sekaligus mendukung Bali sebagai destinasi pariwisata berkelanjutan kelas dunia.***

Berita Terkait