Home News Ratusan Pesilat Pelajar Ramaikan Kejuaraan Pencak Silat Se-Sumbar di Agam, Sportivitas dan Budaya Jadi Roh Pertandingan

Ratusan Pesilat Pelajar Ramaikan Kejuaraan Pencak Silat Se-Sumbar di Agam, Sportivitas dan Budaya Jadi Roh Pertandingan

by Bali Paradiso
0 comment

AGAM – Riuh semangat para pesilat muda menggema di arena Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Pelajar se-Sumatera Barat yang digelar di Kabupaten Agam. Sebanyak 170 atlet dari enam kabupaten dan kota unjuk kemampuan dalam ajang yang tidak hanya menjadi perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi panggung pembinaan karakter dan pelestarian pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.

Kejuaraan ini mempertemukan pesilat pelajar dari Kabupaten Agam, Kota Padang, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kota Payakumbuh, Kota Bukittinggi, dan Kabupaten Solok. Selama pertandingan, para atlet dituntut menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas, disiplin, dan rasa saling menghormati yang menjadi filosofi utama pencak silat.

Pembukaan kejuaraan dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Barat Mahdianur, SE, SH, MM, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Ridwan Dt Tumbijo, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Agam, Ketua IPSI Sumatera Barat, Ketua KONI Kabupaten Agam, Ketua IPSI Kabupaten Agam, serta para sesepuh Silek Tuo Kabupaten Agam.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Barat Mahdianur menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar cabang olahraga yang mengejar prestasi, melainkan media untuk membentuk generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan mencintai budaya bangsa.

“Kejuaraan ini menjadi bagian dari pembinaan atlet usia pelajar. Kami berharap seluruh peserta bertanding secara sportif, menjadikan pertandingan sebagai sarana belajar, sekaligus menjaga nilai-nilai luhur pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga:   Sumatera Barat Dorong Terobosan Baru Atasi Kemiskinan Lewat Pendekatan Graduasi

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Ridwan Dt Tumbijo mengajak seluruh pihak untuk terus memberikan ruang bagi generasi muda dalam mengembangkan bakat di bidang pencak silat. Menurutnya, pembinaan yang berkesinambungan akan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu membawa nama baik Sumatera Barat di tingkat nasional maupun internasional.

“Prestasi dan pelestarian budaya harus berjalan beriringan. Pencak silat mengajarkan keberanian, kedisiplinan, rasa hormat, dan persaudaraan. Nilai-nilai inilah yang harus terus diwariskan kepada generasi muda,” katanya.

Kejuaraan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antarpesilat dari berbagai daerah di Sumatera Barat. Di balik persaingan memperebutkan medali, para atlet membawa misi yang lebih besar, yakni menjaga eksistensi pencak silat sebagai identitas budaya bangsa sekaligus melahirkan bibit-bibit atlet yang siap bersaing di berbagai kejuaraan pada masa mendatang.***

Berita Terkait