Paradiso

AI dan Robotika Pendidikan Polandia Diperkenalkan di Bali, Koding Next dan PAIH Kenalkan Teknologi Pendidikan Masa Depan

DENPASAR – Inovasi teknologi pendidikan dari Polandia mulai diperkenalkan kepada masyarakat Bali melalui POLAND FESTIVAL 2026: EdTech & AI Roadshow. Kegiatan hasil kolaborasi Polish Investment and Trade Agency (PAIH) dan Koding Next ini menghadirkan berbagai teknologi pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), robotika, dan interaksi digital.

Pengenalan teknologi tersebut berlangsung di booth Koding Next dalam ajang Genius Future Summit, Labyrinth Area, Nuanu Creative City, Bali, Kamis (5/11/2026).

Melalui kegiatan ini, pengunjung diajak mengenal sekaligus mencoba berbagai inovasi teknologi pendidikan yang dirancang untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan digital generasi muda.

Kepala Polish Investment and Trade Agency (PAIH), Cezary Filipek, mengatakan teknologi memiliki peran penting dalam membentuk masa depan pendidikan. Karena itu, pihaknya berharap Poland Festival 2026 dapat menjadi sarana memperkenalkan inovasi teknologi pendidikan Polandia sekaligus membuka peluang pertukaran pengetahuan dan kolaborasi dengan Indonesia.

“Kami berharap dapat memperkenalkan inovasi teknologi pendidikan Polandia kepada Indonesia, sekaligus mendorong pertukaran pengetahuan dan kolaborasi untuk mendukung pengembangan pendidikan digital serta keterampilan generasi muda Indonesia dalam menghadapi masa depan,” ujarnya.

Pemanfaatan teknologi digital dalam pendidikan Indonesia sendiri terus berkembang. Data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam Statistik Telekomunikasi Indonesia 2024 mencatat, sebanyak 72,78 persen penduduk Indonesia telah mengakses internet pada 2024. Sementara itu, survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2025 menunjukkan penggunaan AI untuk edukasi dan pembelajaran mencapai 43,98 persen.

Kondisi tersebut menunjukkan besarnya peluang pemanfaatan teknologi dalam mendukung proses belajar. Namun, tantangannya bukan hanya menyangkut akses dan ketersediaan perangkat, melainkan juga kemampuan siswa menggunakan teknologi secara kritis, kreatif, dan bertanggung jawab.

Perkenalkan FunFloor hingga Robot Edukasi

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah inovasi pendidikan diperkenalkan kepada pengunjung. Salah satunya FunFloor, teknologi lantai interaktif yang memanfaatkan sensor gerak, kamera, dan proyektor untuk merespons pergerakan pengguna.

Teknologi ini menggabungkan aktivitas fisik dengan permainan edukatif sehingga proses belajar menjadi lebih interaktif dan partisipatif.

Ada pula Photon, robot edukasi yang dirancang untuk memperkenalkan dasar-dasar pemrograman dan robotika kepada anak-anak. Melalui instruksi yang diberikan kepada robot, siswa dapat mempelajari logika pemrograman, urutan perintah, serta hubungan antara instruksi dan hasil yang dihasilkan.

Sementara itu, WhalesBot menghadirkan pembelajaran berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) melalui perangkat robotika, pemrograman, dan pengenalan konsep kecerdasan buatan.

Melalui kegiatan merancang, merakit, hingga memberikan instruksi kepada robot, siswa diajak memahami penerapan sains dan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

Berbagai inovasi tersebut memperlihatkan bahwa teknologi dapat menjadi sarana pembelajaran berbasis pengalaman. Siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat langsung dalam proses eksplorasi, pemecahan masalah, dan pengembangan kreativitas.

Selain memperkenalkan perangkat teknologi, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman mengenai literasi AI. Generasi muda perlu memahami bahwa kecerdasan buatan bukan sekadar alat untuk menghasilkan teks, gambar, atau video, tetapi teknologi yang memiliki cara kerja, keterbatasan, serta aspek etika dalam penggunaannya.

Pemahaman mengenai akurasi informasi, perlindungan privasi, dan tanggung jawab dalam menggunakan AI menjadi bagian penting yang perlu diperkenalkan dalam dunia pendidikan.

Melalui POLAND FESTIVAL 2026, PAIH juga berupaya memperkenalkan potensi inovasi dan industri Polandia kepada masyarakat serta pelaku industri di Indonesia.

Kolaborasi dengan Koding Next dalam Genius Future Summit diharapkan menjadi ruang pertukaran gagasan sekaligus membuka peluang kerja sama dalam pengembangan ekosistem pendidikan digital.

Di tengah pesatnya transformasi teknologi, pendidikan tidak cukup hanya membekali generasi muda dengan kemampuan menggunakan perangkat digital. Lebih dari itu, mereka perlu memiliki kemampuan memahami, mengevaluasi, dan bahkan menciptakan teknologi untuk menjawab tantangan masa depan. **

 

 

 

Exit mobile version