Adapun road map itu di antaranya, pertama mendukung percepatan investasi seperti spirit UU Cipta Kerja, kedua membangun ekonomi daerah dan ketiga menciptakan kewirausahaan serta penguatan SDM melalui vokasi.
“Kita ambil spirit dari UU Cipta Kerja. Spirit mempercepat dan permudah investasi, ada lapangan kerja bagi masyarakat dan mengurangi kemiskinan. Lalu kuatkan ekonomi daerah, tapi lihat potensi daerahnya. Ingat, ekonomi daerah kuat, ekonomi nasional akan kokoh,” ujar Arsjad Rasjid.
“KADIN Indonesia mendorong program Ekonomi Kerakyatan yang mengedepankan kerja sama, kolaborasi menciptakan wirausaha sosial, peduli terhadap ekonomi negara, bangsa dan masyarakat. Itulah Ekonomi Pancasila yang bertujuan menciptakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ucapnya.
“Rapimnas ini juga KADIN Indonesia mendukung program pemerintah untuk mencapai target Net Zero di 2060. Saat ini, KADIN Indonesia sedang menyiapkan Net Zero bagi usahawan tingkat UMKM di bantu KADINDA. Ingat, di COP26 kemarin, Indonesia juga jadi leader dalam menginisiasi carbon trading yang perangkatnya sudah kita siapkan,” jelasnya. ***

