PANGKALAN BUN – Menjelajahi keajaiban alam dan budaya Indonesia, rangkaian Mega Familiarization Trip (Mega FAM Trip) dalam agenda Bali & Beyond Travel Fair 2026 resmi dimulai pada 23–31 Mei 2026 dengan mengajak buyer dan pelaku industri pariwisata internasional dari Rusia, Jerman, dan Belanda.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya promosi pariwisata Indonesia kepada pasar internasional melalui pengalaman langsung di destinasi unggulan nasional, mulai dari Taman Nasional Tanjung Puting hingga pesona budaya dan hospitality Bali.
Para peserta internasional tiba secara bertahap di Jakarta pada Sabtu (23/5/2026) melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Rombongan terdiri dari buyer dan pelaku industri pariwisata asal Rusia, Jerman, dan Belanda, termasuk perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Berlin. Setibanya di Indonesia, peserta disambut dan difasilitasi transportasi oleh Indonesia Impression sebelum beristirahat di Fairfield by Marriott Jakarta Airport.
Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Pangkalan Bun pada Minggu (24/5/2026). Sesampainya di Bandara Iskandar, para peserta mendapat sambutan hangat melalui pertunjukan tari tradisional dan jamuan sarapan yang diselenggarakan oleh Mercure Pangkalan Bun.
Dari Pangkalan Bun, peserta menuju Kumai dan memulai petualangan menyusuri Sungai Sekonyer menggunakan dua unit klotok atau kapal kayu tradisional khas Kalimantan. Selama perjalanan di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, peserta menikmati panorama hutan tropis, vegetasi alami di sepanjang bantaran sungai, serta berkesempatan melihat langsung satwa endemik seperti bekantan, orangutan, burung eksotis, hingga satwa liar lainnya di habitat aslinya.
Setelah menyelesaikan eksplorasi di Tanjung Puting, rombongan direncanakan melanjutkan perjalanan menuju Bali pada 27 Mei 2026 untuk mengikuti rangkaian kegiatan Bali & Beyond Travel Fair 2026.
Melalui Mega FAM Trip BBTF 2026 ini, para peserta tidak hanya memperoleh pengalaman wisata autentik Indonesia, tetapi juga diharapkan dapat menjadi mitra promosi yang memperkenalkan kekayaan destinasi Indonesia kepada pasar global.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wisata dunia yang menawarkan kombinasi keindahan alam, kekayaan budaya, konservasi lingkungan, dan pengalaman hospitality berkelas internasional. **
Penulis/Editor : Igo Kleden
