Paradiso

Budidaya Melon Jadi Praktik Produktif Siswa SMKN 2 Batusangkar, Muhidi Ikut Panen

TANAH DATAR — Budidaya melon yang dikembangkan siswa SMKN 2 Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, menjadi salah satu aktivitas yang mendapat perhatian Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Drs. H. Muhidi, M.M., saat melakukan kunjungan kerja ke sekolah tersebut, Senin (2/11/2026).

Dalam kesempatan itu, Muhidi tidak hanya melihat langsung kegiatan budidaya, tetapi juga ikut memetik buah melon yang telah siap dipanen. Aktivitas tersebut memperlihatkan salah satu bentuk pembelajaran praktik yang dikembangkan sekolah kejuruan.

Kegiatan budidaya tanaman memberikan kesempatan kepada siswa untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama proses pembelajaran. Mereka dapat belajar mengenali tahapan produksi, merawat tanaman, hingga memahami proses menghasilkan komoditas yang memiliki nilai ekonomi.

Bagi sekolah kejuruan, pembelajaran semacam ini menjadi bagian penting dalam membangun keterampilan peserta didik. Pengalaman praktik dapat membantu siswa memahami proses kerja secara langsung, sekaligus membuka wawasan mengenai peluang usaha yang bisa dikembangkan setelah menyelesaikan pendidikan.

Kunjungan Muhidi ke SMKN 2 Batusangkar diawali dengan penyambutan oleh jajaran majelis guru, tenaga kependidikan, dan siswa. Suasana temu ramah berlangsung hangat, disertai kesempatan untuk melihat sejumlah aktivitas dan potensi yang dimiliki sekolah.

Muhidi tampak antusias ketika mengikuti kegiatan panen melon. Momen tersebut menjadi kesempatan untuk melihat hasil dari proses pembelajaran yang tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui kegiatan produktif di lingkungan sekolah.

Pengembangan budidaya melon juga menunjukkan bahwa sekolah kejuruan dapat menjadi ruang bagi siswa untuk mengasah kreativitas dan keterampilan yang aplikatif. Jika dikelola secara berkelanjutan, kegiatan seperti ini berpotensi menjadi sarana pembelajaran kewirausahaan bagi peserta didik.

Selain melihat kegiatan budidaya, kunjungan tersebut juga menjadi ajang komunikasi antara Muhidi dan keluarga besar SMKN 2 Batusangkar. Interaksi dengan guru serta siswa memberikan gambaran mengenai aktivitas pendidikan dan potensi yang terus dikembangkan sekolah.

Pembelajaran berbasis praktik menjadi salah satu pendekatan yang relevan dalam pendidikan vokasi. Dengan pengalaman langsung, siswa diharapkan tidak hanya memiliki bekal pengetahuan, tetapi juga keterampilan yang dapat diterapkan dalam dunia kerja maupun dikembangkan menjadi peluang usaha.***

Exit mobile version