PADANG — Upaya mendorong generasi muda agar lebih dekat dengan dunia literasi terus digencarkan. DPRD Provinsi Sumatera Barat bersama Dinas Kearsipan dan Perpustakaan setempat kini tengah menyiapkan berbagai program untuk menjadikan perpustakaan sebagai ruang belajar yang menarik dan relevan.
Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, menegaskan pentingnya peran perpustakaan dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Hal itu ia sampaikan saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Strategi Pengembangan Perpustakaan dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (SPP-TIK), Selasa (21/4).
Menurutnya, perpustakaan tidak lagi sekadar tempat membaca, tetapi harus bertransformasi menjadi pusat pengetahuan, ruang diskusi, hingga wadah pengembangan kreativitas masyarakat.
“Melalui literasi kita nantinya akan melahirkan generasi berkualitas, cerdas, berkarakter hingga berdaya saing. Kejujuran adalah kunci kesuksesan,” ungkapnya.
Muhidi menilai, untuk menarik minat generasi muda, perpustakaan perlu menghadirkan program yang inovatif dan sesuai dengan perkembangan zaman, termasuk memanfaatkan teknologi informasi.
Ia juga menekankan pentingnya peran pengelola perpustakaan untuk terus berinovasi dalam meningkatkan layanan, tanpa hanya bergantung pada anggaran daerah.
Lebih jauh, ia menyebut penguatan literasi tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, komunitas, dan DPRD.
Melalui sinergi tersebut, perpustakaan diharapkan mampu menjadi motor penggerak peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sumatera Barat sekaligus menumbuhkan generasi muda yang gemar membaca dan berpikir kritis.***

