PADANG, PARADISO.CO.ID – Enterpreneur muda berkualutas sangat penting untuk meningkatkan perekonomian. Karena itu Pemerintah telah mewacanakan menciptakan 100 ribu wirausahawan muda selama tahun 2022.
Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat terus menggalakkan pelatihan kewirausahaan untuk mencapai target tersebut,’’ urai Wakil Gubernur Sumatera Barat mengapresiasi.
Disampaikan juga, munculnya tokoh generasi muda yang secara profesional dapat meningkatkan, dan mengembangkan usaha ekonomi dikalangan pemuda serta mengembangkan usaha- usaha yang bersifat mandiri.
‘’Terbukanya peluang usaha baru dengan dukungan komunikasi yang telah dibangun antara sesama wirausaha muda dan dengan pemerintah sehingga pemuda berkontribusi besar terhadap terciptanya lapangan kerja di Provinsi Sumatera Barat,’’ ujar Audy.
Pada kesempatan itu Wagub juga mengingatkan, peserta agar mengikuti pelatihan dengan serius, sampai kegiatan selesai untuk menambah ilmu dalam hal meningkatkan usaha nanti.
‘’Jadilah pemuda yang terus bergerak, melakukan kegiatan positif untuk meraih sukses, kemudian menularkan virus sukses tersebut pada pemuda lainnya,’’ kata Audy.
Panitia Kegiatan, Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Sumbar, Gusti Anola, dalam laporannya menerangkan, Pelatihan kewirausahawan muda ini diikuti 45 orang, utusan Kota Padang, Kota Pariaman, Padang Pariaman, Kabupaten Darmasraya, Mentawai, Solsel, dan Pesisir Selatan. Tujuan mengembangkan minat dan motivasi pemuda untuk terjun ke dunia wirausaha serta mengembangkan kemampuan wirausaha muda dalam upaya membentuk kewirausahaan di kalangan pemuda serta mewujudkan pelaku ekonomi kreatif.
‘’Kegiatan ini untuk mendukung progul pemerintah untuk pencapaian 100 ribu wirausahawan muda melalui pelatihan milenial enterpreneur dan women enterpreneur dan pelatihan kepemudaan,’’urai Nola.
Dalam pelatihan ini para wirausahaan akan diberi modul – modul tentang digital marketing, managemen export sehingga para usahawan muda bisa mempunyai wawasan kedepan dam mudah untuk memasarkan produknya.
“Narasumber berasal dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Tim Percepatan Sumbar Madani, Dispora Sumbar, Dinas Penanaman Modal dan PTSP Sumbar, PT. Pos Indonesia cabang utama Padang, pengusha dan Akademisi,’’ ungkap Nola.
Sementara hasil yang diharap, wirausaha muda yang sudah memiliki usaha termotivasi untuk mengembangkan usahanya dan membuka jaringannya.
‘’Kemudian terbentuknya komunitas wirausaha muda Sumatera Barat berskala lokal dengan koneksi nasional dan Internasional,’’pungkas Gusti Anola. *(H/ MUL)
