Paradiso

Gubernur Mahyeldi Lepas Kontingen KORPRI Sumbar ke PORNAS XVII di Palembang

PADANG – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen KORPRI Sumbar yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Nasional (PORNAS) KORPRI XVII Tahun 2025 di Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Acara pelepasan berlangsung di halaman Istana Gubernuran, Jumat (26/9/2025), ditandai dengan penyerahan bendera kontingen kepada Ketua Kontingen Sumbar. Turut hadir Kepala Biro, Kepala Badan, Kepala Dinas di lingkungan Pemprov Sumbar, Ketua KORPRI Sumbar beserta jajaran, Ketua Badan Pembinaan Olahraga KORPRI Sumbar, serta para atlet, pelatih, dan official.

Dalam arahannya, Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa olahraga merupakan bagian penting dari pembangunan nasional sebagaimana diatur dalam UU No. 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan. Menurutnya, tujuan olahraga bukan hanya meraih prestasi, tetapi juga meningkatkan kesehatan, mempererat persatuan, serta mengangkat martabat bangsa.

“Capaian kontingen Sumbar pada PORNAS 2019 di Bangka Belitung memang belum berhasil meraih medali. Namun, pada PORNAS 2023 di Jawa Tengah kita berhasil membawa pulang 1 medali emas dan 1 perunggu dari cabang bulutangkis. Capaian itu harus jadi motivasi. Dengan segala keterbatasan, ASN Sumbar tetap mampu menunjukkan prestasi. Saya pesan agar junjung tinggi sportivitas, jaga nama baik daerah, dan tunjukkan kemampuan terbaik,” ujarnya.

Ketua KORPRI Sumbar, Andri Yulika, menyampaikan bahwa pelepasan langsung oleh gubernur menjadi dukungan besar bagi kontingen. Meski dengan anggaran terbatas, semangat untuk berprestasi tetap tinggi. “PORNAS ini bukan hanya ajang kompetisi, tapi juga silaturahmi antar-ASN. Semangat persatuan dan kekeluargaan harus selalu dijaga,” tegasnya.

Baca Juga:   Sekda Ungkap Sejumlah Upaya Pemprov Sumbar untuk Sukseskan Pemilu 2024 PADANG- Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) melaksanakan apel gelar pasukan Operasi "Mantap Brata Singgalang 2023-2024" di Lapangan Satbrimobda Polda Sumbar, Padang (17/10/2023). Apel yang digelar secara serentak oleh seluruh Kepolisian Daerah (Polda) di Indonesia tersebut, bertujuan untuk pemeriksaan akhir kesiapan personel, peralatan, dan sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam pengamanan Pemilu 2024. Hadir mewakili Gubernur Mahyeldi dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Hansastri mengatakan pihaknya selaku wakil pemerintah pusat di daerah telah melaksanakan sejumlah kewajiban dalam rangka mensukseskan penyelenggaraan Pemilu serentak 2024. "Gubernur bersama DPRD telah menunaikan 2 kewajiban yang menjadi tugas Pemprov untuk mensukseskan Pemilu serentak 2024, pertama terkait alokasi anggaran dan yang kedua, terkait netralitas ASN," tegas Hansastri usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Mantap Brata Singgalang 2023-2024. Lebih lanjut ia menyampaikan, pihaknya menyambut baik berbagai persiapan yang telah dilakukan banyak pihak untuk mensukseskan penyelenggaraan Pemilu serentak 2024. Hansastri berharap, semua upaya tersebut dapat membuat Pemilu serentak 2024 berjalan lancar, aman, dan tertib, baik di tingkat Sumbar maupun nasional. "Melihat apa yang telah dilakukan banyak pihak hingga saat ini, kita berharap penyelenggaraan Pemilu serentak 2024 bisa berjalan aman dan lancar," pungkas Hansastri. Sementara itu Kapolda Sumbar, Irjen Pol Suharyono dalam amanatnya saat bertindak sebagai inspektur upacara mengatakan Pemilu 2024 adalah Pesta Demokrasi terbesar di Indonesia dan berpengaruh besar untuk masa depan bangsa. Menurutnya, seluruh pihak mesti memberikan kontribusi positifnya untuk mensukseskan pesta demokrasi tersebut. Dikatakannya, Operasi "Mantap Brata Singgalang 2023-2024" akan berlangsung selama 222 hari, terhitung mulai dari 19 Oktober 2023 hingga 20 Oktober 2024 mendatang. Ia menyebut, khusus di Sumbar personil Polri yang diturunkan untuk pengamanan pemilu 2024 lebih kurang sebanyak 8.000 orang. Jumlah tersebut, belum termasuk personil pendukung dari komponen TNI dan Kementerian/Lembaga lainnya. Sementara secara nasional, Operasi Mantap Brata 2023-2024 ini melibatkan sebanyak 434.197 personel Polri, mulai di tingkat Mabes hingga seluruh polda jajaran. "Khusus di tubuh Polda Sumbar, kita menurunkan 3/4 dari total kekuatan. Jumlah nya sekitar 8.000 personil," ungkap Irjen Pol Suharyono. Dalam teknis pelaksanaannya, Kapolda mengakui penanganan untuk setiap daerah tidak sama, ada pemetaan klasifikasi tingkat pengamanan berdasarkan potensi kerawanan ganguan keamanan. Di Sumbar, sambung Kapolda, pihaknya menilai seluruh daerah masih dalam kategori aman, sehingga belum diperlukan penanganan khusus. Tapi, ia mengaku pihaknya akan terus melakukan pemantauan sebagai langkah antisipasi jika saja terjadi kondisi diluar perkiraan awal. "Meskipun saat ini di Sumbar belum ada daerah yang termasuk kategori rawan. Tapi kita tetap lakukan pemantauan, sebagai langkah antisipasi," pungkas Kapolda Sumbar. Terakhir ia menegaskan, dalam pelaksanaan pengamanan selama Operasi "Mantap Brata Singgalang 2023-2024" pihaknya akan mengedepankan 4 unsur utama yakni, pertama security (bebas dari rasa takut dan kekhawatiran), surety (keyakinan dan kepastian hukum), safety (kenyamanan), peace, (perasaan tentram dan damai). Menurutnya, jika empat unsur tersebut telah dapat diwujudkan maka dengan sendirinya keamanan bisa terwujud dan terjamin. (adpsb/ ** / H )

Sementara itu, Ketua Kontingen Sumbar, Maifrizon, menambahkan bahwa PORNAS KORPRI XVII yang digelar dua tahunan merupakan wadah untuk memperkuat budaya berolahraga di kalangan ASN. “Tubuh sehat akan meningkatkan kualitas kerja. Dengan kerja keras dan tekad yang kuat, Insya Allah Sumbar bisa mengukir prestasi terbaik di Palembang,” ujarnya optimistis.

PORNAS KORPRI XVII akan berlangsung pada 5–11 Oktober 2025 di Kota Palembang, diikuti oleh kontingen dari seluruh provinsi, kementerian, dan lembaga negara.***

Exit mobile version