Keindahan Danau Limboto Tersaji di Festival Pesona Danau Limboto 2019

JAKARTA (Paradiso) – Provinsi Gorontalo mulai memaksimalkan potensi pariwisata yang dimilikinya. Sejumlah event digelar, salah satunya lewat Festival Pesona Danau Limboto 2019. Festival Pesona Danau Limboto 2019 akan diselenggarakan pada tanggal 21 – 25 September 2019 dengan upacara meriah di sebuah lokasi dekat danau di Kabupaten Gorontalo, provinsi Gorontalo. Berbagai pertunjukan akan menghiasi acara untuk menghibur pengunjung festival Pesona Danau Limboto 2019. Di antara pertunjukan yang disajikan ada tarian tradisional kolosal dan pertunjukan kembang api yang berwarna-warni.

Banyak kegiatan dijadwalkan untuk festival ini, seperti pasar masakan lokal, fun bike, petualangan Dulamayo, lomba lari penuh warna, pameran, kompetisi foto dan video, dan seminar tentang Danau Limboto.

Festival Pesona Danau Limboto 2019 akan diadakan di beberapa lokasi di seluruh Gorontalo, seperti di dekat danau, Pantai Taulaa, Biluhu dan puncak Dulamayo.

Festival ini bertujuan untuk membangun kesadaran di semua pihak untuk melestarikan danau sebagai situs potensial untuk pariwisata. Danau itu sendiri menampung berbagai jenis ikan, reptil dan burung. Festival ini juga berfungsi sebagai platform untuk mempromosikan kearifan lokal, masakan lokal, seni dan budaya serta pariwisata.

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo menjelaskan, pelaksanaan FPDL berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi Danau Limboto. Nelson menuturkan, FPDL merupakan salah satu cara pemerintah dan masyarakat Kabupaten Gorontalo untuk menangani kerusakan dan melestarikan Danau Limboto. Yang menjadi kebanggaan masyarakat Provinsi Gorontalo.

“Pada FPDL ini kita lakukan aksi bersih Danau Limboto dan juga konferensi anak untuk danau. Dengan harapan anak-anak kita sejak dini sudah memperoleh pengetahuan tentang pentingnya pelestarian lingkungan termasuk Danau Limboto,” ujarnya.

Ditambahkannya, pelaksanaan FPDL yang akan dilaksanakan selama lima hari, mulai dari tanggal 21 hingga 25 September 2019. Diharapkan bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dan pendapatan masyarakat, sekaligus menumbuhkan investasi khususnya di Kabupaten Gorontalo.

“Pada tahun 2016 investasi di Kabupaten Gorontalo sebesar Rp150 miliar, naik menjadi Rp1,6 triliun pada tahun 2017, naik lagi menjadi Rp1,8 triliun tahun 2018. Dan ditargetkan tahun 2019 mencapai Rp2 triliun. Salah satunya adalah investasi di sektor pariwisata,” ungkap Nelson.

Asisten Deputi Strategi dan Komunikasi Pemasaran I Kementerian Pariwisata,  Hariyanto mengatakan Festival Pesona Danau Limboto telah memasuki tahun pelaksanaan yang ke-4. Dan, sudah dua kali masuk CoE atau sejak 2018. Festival Pesona Danau Limboto merupakan bentuk promosi pariwisata Gorontalo, khususnya untuk mengangkat potensi wisata Alam dan budaya.

Event ini juga menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan citra Gorontalo. Daerah ini menegaskan diri sebagai daerah yang layak untuk dikunjungi dan dijadikan destinasi wisata dunia. 

Atraksi Limutu Dance Kolosal yang ditampilkan dalam pembukaan. Limutu Dance Kolosal merupakan kegiatan unik. Kegiatan yang memiliki daya tarik tersendiri. Khususnya untuk mendatangkan wisatawan. Apalagi, dirangkai dengan launching Maskot Mopobibi. Semoga Festival Pesona Danau Limboto dapat meningkatkan spirit masyarakat Gorontalo, khususnya, generasi muda dalam membangun pariwisata Gorontalo. Sehingga akan memberikan kontribusi yang positif bagi pengembangan pariwisata Indonesia.

Sementara, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata, Rizki Handayani berharap Festival Pesona Danau Limboto turut memperkuat sektor pariwisata Tanah Air.

“Seperti yang kita ketahui bersama, sektor pariwisata telah ditetapkan sebagai kegiatan prioritas nasional. Dan, Bapak Presiden juga telah menyampaikan bahwa pariwisata merupakan core ekonomi bangsa. Penetapan ini telah diikuti dengan serangkaian capaian dan prestasi yang cukup membanggakan kita semua,” ujarnya.

Keberhasilan pariwisata juga tidak bisa dilepas dari berbagai torehan prestasi yang dicapai, di antaranya peringkat 6 kategori negara terindah di dunia berdasarkan situs Rough Guides. Indonesia juga masuk dalam Top 20 negara dengan perkembangan pariwisata tercepat di dunia yang dirilis oleh The Telegraph.

Pariwisata Indonesia juga mengalami pertumbuhan kunjungan wisman sebesar 12,58% di tahun 2018. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan kunjungan wisman Indonesia lebih besar daripada pertumbuhan regional ASEAN sebesar 7,4%. Juga lebih tinggi dari pertumbuhan dunia sebesar 5,6%. Rata-rata pertumbuhan tahunan jumlah wisman juga mengalami peningkatan, dari 9% pada periode 2009-2013 menjadi 14% pada periode 2014-2018.

“Brand Wonderful Indonesia pun telah menempati rangking 47 dunia berdasarkan World Economic Forum, lebih tinggi dibandingkan brand Amazing Thailand (68) dan Truly Asia dari Malaysia (85),” terang Rizki.

Branding Wonderful Indonesia juga telah meraih berbagai penghargaan, seperti berhasil meraih 46 penghargaan di 22 negara Tahun 2016, meraih 27 penghargaan di 13 negara (2017), meraih 66 penghargaan di 15 negara (2018). Dan sampai Juni 2019, Wonderful Indonesia telah meraih 35 penghargaan di 13 negara.

Menteri Pariwisata Arief Yahya memberikan apresiasi untuk pelaksanaan Festival Pesona Danau Limboto 2019. “Sebagai salah satu event dalam CoE Kemenpar, tentu kita berharap event ini mampu turut mendongkrak kunjungan wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara, khususnya yang ke Gorontalo. Karena, hal ini akan turut berkontribusi pada peningkatan kunjungan wisatawan di Indonesia,” paparnya.

Namun, Menpar Arief Yahya mengingatkan agar Gorontalo memaksimalkan commercial value, creative value, dan economic value pada event ini. “Karena tiga hal inilah yang dapat membantu event untuk menuai sukses,” katanya. (ADVERTORIAL)

Facebook Comments

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.