Ketua BPPD NTT: Pavilion NTT Bukukan Transaksi Sekitar 30 M di Hari Pertama WTM London

LONDON (Paradiso)  – Di hari pertama pelaksanaan WTM London, 4 November 2019, Pavilion NTT menunjukkan dirinya sebagai destinasi favorite, unik dan menarik bagi wisatawan dengan membukukan transaksi sekitar Rp. 30 M. Hal ini dikemukakan Ketua Badan Promosi Pariwisata NTT, Rocky Pekudjawang di sela – sela pertemuannya dengan sejumlah buyer potensial di Pavilion Exotic NTT, London.

NTT bersinar, kata pria asal Sumba ini. NTT mampu membukukan nilai transaksi sekitar Rp. 30 Milliar di hari pertama WTM, lanjut Rocky. Satu hal yang juga membanggakan adalah Gubernur NTT, Viktor B Laiskodat hadir dari menit pertama hingga selesai mendampingi industri. Bahkan dengan sangat antusias Gubernur NTT menjelaskan betapa indahnya NTT, termasuk Kelaba Maja yang disejajarkan dengan grand canyon. Kehadiran Gubernur NTT saat ini sangat penting. “Pak Gubernur akan melihat sendiri segala kekurangan dalam keikutsertaan NTT di WTM untuk kemudian memperbaikinya di tahun-tahun mendatang.’Terima kasih for that, Mr. Governor,” lanjut Rocky.

Kehadiran Gubernur NTT di arena WTM diapresiasi oleh berbagai pihak termasuk Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatuf Nia Niscaya serta Duta Besar Republik Indonesia di London, Dr. Rizal Sukma.

Mimpi besar Gubernur NTT  untuk sebuah kemajuan di NTT ini membutuhkan executor – executor handal dan kuat, agar terwujud NTT bangkit, NTT sejahtera. Pembukaan pavilion NTT di WTM London dilakukan Gubernur NTT, Viktor B Laiskodat bersama Duta Besar Republik Indonesia di London, Dr. Rizal Sukma dan Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Nia Niscaya.

Seperti diketahui Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk pertama kalinya mengambil bagian dalam perhelatan World Travel Market (WTM) ke- 40 di London, Inggris. WTM yang berlangsung 4-6 November 2019.

WTM dijadikan oleh Pemerintah Provinsi NTT sebagai sarana untuk menyediakan informasi sekaligus ajang promosi pariwisata NTT yang kaya akan aneka ragam budaya, keindahan alam serta masyarakat yang ramah dan unik.

Gubernur NTT, Viktor B Laiskodat (VBL) yang telah mencanangkan pariwisata sebagai leading sektor pergerakan ekonomi di NTT hadir secara langsung dan melakukan promosi tentang keunggulan pariwisata NTT. Gubernur VBL, menegaskan Provinsi NTT menggunakan kesempatan tampil di WTM London 2019 untuk mengenalkan potensi-potensi wisata unggulan yang diyakini akan menjadi wisata kelas dunia.

Mengusung tema “Exotic East Nusa Tenggara”, lanjut Gubernur VBL, NTT berusaha untuk menawarkan sesuatu yang baru bagi dunia pariwisata internasional. Wisata alam yang berpadu dengan budaya yang unik, diharapkan dapat membawa angin segar ditengah pariwisata Indonesia yang selalu identik dengan Pulau Bali.

Selain pengenalan potensi wisata, kata VBL, komitmen Pemerintah dalam perbaikan infrastruktur di lokasi wisata juga dipertegas. “Tahun 2020 Pemerintah NTT akan melakukan pembenahan besar-besaran dengan tujuan beberapa tahun ke depan yaitu NTT akan dikenal sebagai obyek wisata kelas premium,” ungkap VBL.

Presiden Jokowi sendiri sudah menegaskan menjadikan Labuan Bajo sebagai Destinasi Wisata Premium. Ini menjadi semangat kami untuk turut serta dalam ajang WTM London 2019, ucap Viktor.

Sementara itu Ketua Ketua ASITA NTT, Abed Frans mengaku gembira dengan keikutsertaan NTT di WTM London yang merupakan salah satu pasar pariwisata terbesar di dunia. “Inilah moment yang ditunggu – tunggu oleh kalangan industri pariwisata di NTT selama ini berpromosi bersama, bersinergi dan membangun kemitraan dengan pemerintah daerah dalam memajukan pariwisata NTT. Abed menilai inilah tonggak awal kebangkitan pariwisata NTT, bersama –sama bangkit menuju NTT sejahtera.

Menurut  Abed,  Nusa Tenggara Timur sebagai ‘Ring of Beauty’ menawarkan beragam pengalaman terbaik mulai dari Taman Nasional Komodo dengan kehidupan purbanya, Kelimutu dengan danau tiga warnanya, Kepulauan Alor dengan kecantikan alam laut dan budayanya, Liang Bua dengan Homo Floresiensis sebagai penggalan penting dari sejarah umat manusia, Sumba dengan savana dan kampung adatnya, Sabu dengan tebing warna-warni, serta Timor dengan berbagai keragaman etnis dan kearifan lokal yang mengagumkan.

Usai acara pembukaan, Duta Besar Republik Indonesia di London, Dr. Rizal Sukma mengatakan NTT luar biasa dan diharapkan akan terus hadir di tahun-tahun mendatang. Saat meninjau Stan NTT beliau juga mengatakan bahwa kehadiran Indonesia khususnya Pemprov NTT di WTM London sangat membanggakan.

Menurut Dubes Rizal Inggris merupakan penyumbang kunjungan wisatawan terbesar ke Indonesia dibandingkan negara-negara lain di Eropa. Tercatat jumlah wisatawan Inggris yang datang ke Indonesia mencapai 400.000 orang dengan pertumbuhan 7-9 persen setiap tahunnya.“KBRI London siap membantu mempromosikan berbagai objek wisata yang ada di Tanah Air termasuk NTT,” ujar Rizal.

Sementara itu Tarian NTT pun mendapat tepuk tangan yg meriah dari para pengunjung! Demikian pula dengan tenunan, mendapatkan juga  apresiasi dari para pengunjung. Sampai Managing Director KONSORJUM.PL, Tour & Travel Company asal Polandia ARTUR MATIASZCZYK pun menyatakan kekagumannya. “Awesome, incredible,” kata ARTUR MATIASZCZYK di sela-sela kunjungannya ke Pavilion NTT. (*)

Facebook Comments

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.