PADANG – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Barat, Muhidi, menyerahkan 15 Al-Qur’an kepada anak-anak yang meraih juara dalam berbagai lomba Ramadan di Masjid Al Furqan, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Padang, Kamis (5/3/2026).
Penyerahan Al-Qur’an tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus upaya mendorong generasi muda agar semakin mencintai Al-Qur’an dan aktif dalam kegiatan keagamaan di masjid selama bulan suci Ramadan.
Dalam kesempatan itu, Muhidi juga memberikan motivasi kepada anak-anak dan remaja yang hadir tentang pentingnya mempersiapkan masa depan sejak dini.
Ia menyebutkan ada empat kunci utama untuk meraih kesuksesan, yakni menambah ilmu, memiliki keterampilan, bekerja keras, serta menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain.
“Yang pertama adalah menambah ilmu. Ilmu apa saja silakan dipelajari selama bermanfaat. Dengan ilmu kita tahu apa yang harus dilakukan, tanpa ilmu kita tidak bisa berbuat apa-apa,” ujarnya.
Menurut Muhidi, ilmu tidak datang dengan sendirinya, melainkan harus diraih melalui kesungguhan belajar dan disiplin dalam menuntut ilmu.
Ia juga mengingatkan bahwa kesempatan pendidikan saat ini jauh lebih terbuka dibandingkan masa lalu.
“Dulu para ulama berjalan ratusan kilometer untuk menuntut ilmu. Sekarang kita beruntung karena pendidikan dari SD sampai SMA sudah difasilitasi secara gratis,” katanya.
Selain ilmu, Muhidi menekankan pentingnya memiliki keterampilan atau skill agar generasi muda mampu bekerja ataupun membuka usaha sendiri.
“Kalau kita punya keterampilan, peluang untuk sukses semakin besar,” jelasnya.
Ia juga mendorong anak-anak untuk memiliki semangat kerja keras dan ketekunan dalam menjalani kehidupan. Menurutnya, perjuangan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan membuahkan hasil.
Terakhir, Muhidi menegaskan pentingnya menjadi manusia yang memberi manfaat bagi orang lain.
“Sebesar apa pun kesuksesan seseorang, yang paling penting adalah seberapa besar manfaat yang bisa diberikan kepada orang lain,” tuturnya.
Muhidi berharap kegiatan keagamaan di Masjid Al Furqan terus berkembang sebagai wadah pembinaan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual.
“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga tempat membangun karakter generasi muda,” pungkasnya.***

