Paradiso

Meteran Air PDAM Padang Perlu Dijaga, Pelanggan Diimbau Pastikan Pencatatan Pemakaian Akurat

PADANG — Pelanggan Perumda Air Minum Kota Padang diimbau untuk lebih memperhatikan kondisi meteran air yang terpasang di rumah masing-masing. Selain berfungsi mengukur volume air yang digunakan, meteran menjadi acuan penting dalam pencatatan pemakaian dan penentuan tagihan rekening setiap bulan.

Kondisi meteran yang terawat, mudah dibaca, serta dapat dijangkau petugas akan membantu memastikan pencatatan pemakaian air berjalan lebih akurat. Sebaliknya, meteran yang tertutup, tertimbun tanah, terhalang tanaman, atau sulit diakses berpotensi menghambat proses pencatatan.

Perumda Air Minum Kota Padang mengingatkan bahwa perhatian pelanggan terhadap meteran air merupakan bagian penting dalam mendukung pelayanan yang transparan dan meminimalkan potensi perbedaan antara pemakaian aktual dengan angka yang tercatat.

Kepala Subbagian Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Afriyanto, mengatakan meteran air memiliki peran penting dalam hubungan pelayanan antara perusahaan dan pelanggan, terutama dalam memastikan penggunaan air tercatat sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Ia mengibaratkan meteran air sebagai kasir pribadi pelanggan karena alat tersebut merekam volume air yang digunakan dan menjadi dasar penghitungan rekening bulanan.

Karena itu, pelanggan diharapkan memastikan meteran tidak tertutup benda-benda yang menghalangi pembacaan angka. Area di sekitarnya juga perlu dijaga tetap bersih dari sampah, tumpukan material bangunan, tanah, maupun tanaman liar.

“Meteran air itu analoginya seperti kasir pribadi di rumah pelanggan. Setiap tetes air yang mengalir dan tercatat di sana adalah bagian dari komitmen transparansi antara kami dan pelanggan,” ujar Afriyanto.

Menurutnya, menjaga meteran agar tetap mudah dibaca bukan hanya membantu kelancaran pekerjaan petugas pencatat, tetapi juga menjadi bentuk perlindungan bagi pelanggan agar pemakaian air dapat tercatat secara optimal.

Selain memastikan akses meteran tidak terhalang, pelanggan juga diminta memperhatikan kondisi fisik alat tersebut. Apabila ditemukan indikator meter tidak bergerak ketika air mengalir, kaca meteran pecah atau buram, maupun kebocoran pada sambungan pipa, kondisi itu sebaiknya segera dilaporkan kepada Perumda.

Pelanggan tidak disarankan membongkar atau memperbaiki meteran secara mandiri karena dapat memperparah kerusakan dan berpotensi mengganggu segel resmi. Pemeriksaan dan penanganan sebaiknya dilakukan oleh petugas atau tenaga teknis yang berwenang.

Untuk memudahkan masyarakat menyampaikan laporan, Perumda Air Minum Kota Padang menyediakan layanan pengaduan melalui Call Center 1500030 dan WhatsApp 0811-669-123. Pelanggan juga dapat menghubungi akun Instagram resmi @perumdaairminumkotapadang atau mendatangi kantor pelayanan terdekat pada jam operasional.

Afriyanto menegaskan, Perumda berkomitmen menjaga kualitas pelayanan, termasuk dalam hal pencatatan pemakaian air dan penanganan keluhan pelanggan. Dukungan masyarakat diperlukan agar upaya tersebut dapat berjalan maksimal.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan dan akurasi terbaik. Namun, kami juga membutuhkan partisipasi aktif pelanggan untuk menjaga meteran tetap dalam kondisi baik dan mudah diakses,” katanya.

Melalui kepedulian bersama, pencatatan pemakaian air diharapkan semakin akurat dan potensi kesalahpahaman terkait tagihan rekening dapat diminimalkan.

Perumda Air Minum Kota Padang pun mengajak pelanggan untuk tidak mengabaikan meteran air di rumah. Memastikan alat ukur tetap bersih, terlihat, terlindungi, dan segera melaporkan jika terjadi kerusakan merupakan langkah sederhana yang dapat mendukung pelayanan air minum yang lebih baik. **

Exit mobile version