Mina Wisata Festival Kedonganan 2019, Berdayakan Sumber Daya Pesisir Tarik Minat Wisatawan

Dr. I Wayan Mertha, SE., M.Si, Bendesa Adat Kedonganan

KUTA (Paradiso) – Desa Adat Kedonganan akan kembali menggelar Mina Wisata Festival 2019 di Pantai Kedonganan. Festival ini direncanakan akan berlangsung pada Jumat, 20 September 2019 hingga Minggu, 22 September 2019.

Kedonganan merupakan desa pesisir di sisi selatan Pulau Bali yang sangat terkenal akan keindahan pantai serta restoran seafoodnya. Desa Kedonganan memiliki dua pesisir dengan daya tariknya masing-masing yaitu pasir putih dan pemandangan matahari terbenam di pesisir barat serta keindahan hutan mangrove di pesisir timur.

Pada tahun ini, masyarakat Kedonganan kembali menghadirkan Mina Wisata Festival yang ke – 2 sebagai wujud kepedulian dan pemanfaatan sumber daya pesisir barat Kedonganan dengan melibatkan nelayan, pemuda dan seniman untuk menampilkan kreativitas budaya sehingga perputaran ekonomi, pariwisata, seni, adat dan budaya di Kedonganan semakin berkembang serta upaya mempromosikan pesisir Pantai Kedonganan agar dikenal oleh wisatawan lokal dan mancanegara.

Kegiatan yang akan di selenggarakan pada Jumat, 20 September 2019 – Minggu, 22 September 2019 ini  mengambil tema “Soul of the sea” yang bermakna laut sebagai jiwa bagi kelangsungan hidup masyarakat pesisir pantai Kedonganan. Dr. I Wayan Mertha, SE., M.Si, Bendesa Adat Kedonganan mengungkapkan dengan adanya Mina Wisata Festival Kedonganan yang ke – 2 ini diharapkan semangat generasi muda di Kedonganan tetap berkobar dan untuk membangun dan menumbuhkan jiwa entrepreneurship sejak dini.

 Ragam kegiatan yang digelar pada Mina Wisata Festival Kedonganan yang ke – 2 ini diantaranya lomba layang-layang, lomba memasak, lomba mincing, lomba mencar, lomba lapion, flair bartending competition, lomba patung pasir, lomba photography dan film documenter, lomba hygene dan sanitasi café, makan ikan gratis, food bazzar dan pameran, pemeriksaan kesehatan gratis, demo masak artis kuliner dan stand up paddle competition yang dimaksudkan sebagai langkah awal untuk meningkatkan kunjungan wisatawan khususnya para pencinta stand up paddle.

Sebagai langkah awal menjaga lingkungan khususnya lingkungan bahari di pesisir Pantai Kedonganan, Komunitas Sukma Bali dan IHGMA (Indonesian Hotel General Manager Association) mengadakan aksi bersih pantai serentak di seluruh Bali pada 21 September pukul 06.00 yang akan dihadiri oleh 1500 orang. Mina Wisata Festival Kedonganan yang ke – 2 ini dibuka untuk umum. Semua orang bisa menyaksikan dan berpartisipasi dalam setiap perlombaan.

Jimbaran Bay Beach Resort 7 Spa sebagai satu-satunya resort bintang 4 di kawasan Pantai Kedonganan melalui Christian Gumala selaku General Manager menyampaikan apresiasi dan dukungan Jimbaran Bay Beach Resort & Spa terhadap segala kegiatan positif yang diadakan oleh masyarakat Kedonganan. Dengan adanya kegiatan ini beliau mengharapkan masyarakat lokal, domestik maupun wisatawan mancanegara akan lebih mengetahui dan mengenal keberadaan Pantai Kedonganan yang tidak kalah indahnya dengan pantai – pantai lainnya yang ada di Bali. Pantai Kedonganan merupakan asset yang harus dijaga keindahan, kebersihannya dan patut dilestarikan.

Jimbaran Bay Beach Resort & Spa terletak di desa Kedonganan yang terkenal dengan aktivitas nelayannya dan dikelilingi oleh indahnya pantai berpasir putih Kedonganan. Tak hanya menyajikan indahnya pemandangan pesisir Pantai Kedonganan, Jimbaran Bay Beach Resort & Spa juga menyuguhkan keagungan patung Garuda Wisnu Kencana di sebelah selatan. Pemandangan Bandara Ngurah Rai yang berjarak hanya 15 menit dari Jimbaran Bay Beach Resort & Spa ini pun menjadi nilai jual yang unik untuk resort ini. Dengan perpaduan tradisional Bali dan konsep modern, resort ini menjanjikan hunian yang sempurna dengan fasilitas yang nyaman. (*)

Facebook Comments

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.