Paradiso

Muhidi: Semangat Hijrah Harus Dimulai dari Rumah dan Keluarga

PADANG — Tahun Baru Islam 1448 Hijriah menjadi pengingat bagi umat Muslim untuk tidak sekadar merayakan pergantian tahun, tetapi juga melakukan perubahan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Pesan itu disampaikan Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, saat menghadiri peringatan 1 Muharam di Masjid Darul Amanah, Batuang Taba Nan XX, Jumat (19/6/2026).

Di hadapan jamaah, Muhidi mengajak masyarakat memaknai hijrah sebagai proses memperbaiki diri secara berkelanjutan. Menurutnya, hijrah bukan hanya peristiwa sejarah yang dikenang setiap tahun, melainkan semangat untuk meninggalkan kebiasaan yang kurang baik dan beralih pada perilaku yang lebih bermanfaat.

Ia menilai, perubahan yang kuat dan bertahan lama harus berakar pada keimanan. Karena itu, momentum Muharam perlu dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan dengan Allah SWT melalui berbagai amalan ibadah, termasuk puasa sunnah yang dianjurkan Rasulullah SAW.

“Perubahan yang bertahan lama selalu berangkat dari keyakinan dan nilai-nilai yang kuat. Ketika iman menjadi dasar, seseorang akan lebih mudah menjaga arah hidupnya di tengah berbagai tantangan zaman,” ujar Muhidi.

Tak hanya berbicara soal penguatan spiritual, Muhidi juga menaruh perhatian pada pentingnya peran keluarga dalam membangun generasi masa depan. Menurutnya, keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama yang membentuk karakter anak sejak dini.

Ia mengingatkan bahwa di tengah derasnya arus informasi dan perubahan sosial, kehadiran orang tua menjadi semakin penting. Anak-anak membutuhkan pendampingan, komunikasi yang hangat, serta keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sekolah memang menjadi tempat belajar, tetapi pendidikan yang paling mendasar tetap dimulai dari rumah. Anak-anak membutuhkan perhatian, komunikasi yang baik, dan keteladanan dari orang tuanya,” katanya.

Muhidi menegaskan, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari nilai akademik, melainkan juga dari kualitas karakter dan akhlak yang dimiliki anak-anak.

Karena itu, ia berharap semangat hijrah pada Tahun Baru Islam tahun ini dapat diwujudkan dalam langkah-langkah sederhana namun nyata, mulai dari memperbaiki kualitas ibadah, mempererat hubungan dalam keluarga, hingga membangun generasi yang berilmu dan berakhlak mulia.

“Jika nilai-nilai hijrah benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, maka masyarakat yang kuat, harmonis, dan berdaya saing akan semakin mudah diwujudkan,” ujarnya.***

Exit mobile version