Paradiso

Perumda Air Minum Padang Gandeng BSSN dan BSrE Perkuat Layanan Digital

PADANG — Perumda Air Minum Kota Padang mengambil langkah baru dalam mempercepat transformasi digital perusahaan. Bukan hanya mengejar kecepatan layanan, perusahaan juga mulai memperkuat sistem keamanan informasi melalui kerja sama dengan Badan Sandi dan Siber Negara (BSSN) dan Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE).

Langkah tersebut ditandai dengan sosialisasi dan penandatanganan Surat Perjanjian Kerja Sama (SPKS) terkait pemanfaatan layanan sertifikasi elektronik di lingkungan Perumda Air Minum Kota Padang, Kamis (20/8/2026).

Kerja sama ini dinilai penting karena aktivitas perusahaan yang semakin bergeser ke sistem digital membutuhkan proses administrasi yang cepat, tetapi tetap aman dan dapat dipertanggungjawabkan.

Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, mengatakan penerapan sertifikasi elektronik akan mengubah pola kerja perusahaan menjadi lebih fleksibel.

Selama ini, proses surat-menyurat yang membutuhkan tanda tangan pimpinan dapat terkendala ketika pejabat yang bersangkutan sedang berada di luar kantor. Dengan sistem elektronik, kendala tersebut diharapkan tidak lagi terjadi.

«“Ketika direksi tidak berada di tempat, urusan surat-menyurat perusahaan tetap bisa diselesaikan. Operasional tidak harus menunggu tanda tangan manual,” ujar Hendra.

Ia mengatakan digitalisasi tersebut pada akhirnya bukan hanya untuk memudahkan jajaran direksi, tetapi akan dikembangkan secara bertahap hingga ke seluruh lini perusahaan. “Yang kita bangun adalah sistem kerja yang lebih cepat dan mudah. Ini akan diberlakukan secara bertahap sampai ke bagian bawah, sehingga pelayanan perusahaan juga semakin efektif,” katanya.

BSSN: Digitalisasi Harus Dibangun dengan Keamanan

Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BSSN, Brigjen TNI Berty B.W. Sumakud, mengingatkan bahwa kemajuan teknologi harus selalu diikuti dengan kesadaran terhadap keamanan informasi.

Menurutnya, informasi yang dikelola sebuah institusi merupakan aset penting yang harus mendapatkan perlindungan.

“Semua sistem harus memiliki perspektif keamanan, termasuk informasi-informasi penting yang ada di dalamnya,” tegas Berty.

Ia mengapresiasi langkah Perumda Air Minum Kota Padang yang menggandeng BSSN dan BSrE. Menurutnya, kerja sama tersebut menunjukkan adanya kesadaran dari BUMD untuk membangun sistem digital yang tidak hanya efisien, tetapi juga memiliki standar keamanan.

“Kami mengapresiasi Perumda Air Minum Padang dalam menjamin keamanan informasi di lingkungan perusahaan. Ini juga menjadi bentuk kolaborasi untuk bersama-sama menjaga ruang siber di Indonesia,” ujarnya.

Berty menilai kolaborasi semacam ini juga dapat membantu menciptakan efisiensi dalam pengelolaan perusahaan sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan berbagai stakeholder.

BSrE Dorong Ekosistem Digital

Kepala BSrE, Jonathan Gerrard, menyebut kerja sama tersebut menjadi bagian dari proses transformasi Perumda Air Minum Kota Padang menuju pelayanan berbasis digital. “Ini merupakan bentuk transformasi dari Perumda Air Minum Padang untuk mempercepat layanan digital,” kata Jonathan.

Ia berharap digitalisasi tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan menjadi ekosistem yang mempertemukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMD hingga BUMN. “Kita berharap transformasi digital menjadi bagian dari kolaborasi dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMD dan BUMN,” ujarnya.

 

Pemko Padang: Semua Lebih Mudah Dilacak

Asisten II Pemko Padang, Didi Ariyadi, mengatakan penerapan tanda tangan elektronik telah memberikan perubahan besar dalam administrasi pemerintahan.

Menurutnya, sistem digital membuat proses surat-menyurat menjadi lebih cepat sekaligus mudah ditelusuri.

“Kita di Pemko Padang sudah banyak merasakan kemudahan sejak menggunakan TTE. Apalagi sekarang sudah serba digital, sehingga prosesnya mudah dilacak dan transparansinya jelas,” kata Didi.

Ia menyebut sistem elektronik juga memberikan perlindungan terhadap dokumen karena lebih sulit dipalsukan.

«“Semua bisa diketahui, tidak mudah dipalsukan, memberikan keamanan dan tidak terikat ruang. Surat bisa diproses melalui aplikasi elektronik, cepat dan bisa dilacak di mana prosesnya serta apa kendalanya,” ujarnya.»

Didi pun menyambut baik kerja sama Perumda Air Minum Padang dengan BSSN dan BSrE. Menurutnya, langkah ini akan membuat pelayanan perusahaan semakin mudah dan transparan.

Ia juga mengapresiasi keberadaan aplikasi Kaba Aia yang dikembangkan Perumda Air Minum Kota Padang sebagai salah satu inovasi pelayanan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini Perumda menandatangani kerja sama dengan BSSN dan BSrE. Setelah ada kerja sama ini, tentu akan semakin memudahkan Perumda karena sistemnya sudah digital. Kita juga sudah memiliki aplikasi Kaba Aia yang mendapat sambutan baik dari masyarakat,” katanya.  *

Exit mobile version