PADANG — Semangat berbagi dan kepedulian sosial ditunjukkan Perumda Air Minum (AM) Kota Padang menjelang Idul Adha 1447 Hijriah. Perusahaan daerah itu menyalurkan sebanyak 85 hewan kurban kepada puluhan masjid dan musala di sekitar sumber air Perumda AM se-Kota Padang, Senin (25/5/2026).
Direktur Perumda AM Padang, Hendra Pebrizal mengatakan, hewan kurban tersebut berasal dari partisipasi ratusan karyawan dan dukungan sejumlah stakeholder perusahaan.
“Tahun ini kami menyerahkan 85 hewan kurban, terdiri dari 55 sapi dan 30 kambing. Ini berasal dari kepedulian karyawan-karyawati Perumda AM Padang dan dukungan stakeholder,” ujarnya.
Menurut Hendra, tradisi berkurban di lingkungan Perumda AM Padang terus ditingkatkan setiap tahun. Bahkan, perusahaan mewajibkan pegawai yang mampu untuk ikut berpartisipasi dalam program kurban bersama tersebut.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang turut membantu, di antaranya Bank Nagari dan Bank Mega yang masing-masing menyerahkan satu ekor sapi kurban. Selain itu, ada pula bantuan kambing dari sejumlah mitra lainnya.
“Prioritas penerima memang kawasan sumber air Perumda AM. Ada sekitar 35 masjid dan musala di daerah sumber air yang rutin menerima setiap tahun. Sisanya diberikan kepada musala yang memang tidak memiliki hewan kurban setelah dilakukan survei terlebih dahulu,” jelasnya.
Tidak hanya menyerahkan hewan kurban, pada kesempatan itu Perumda AM Padang juga menerima bantuan satu unit mobil tangki dari Bank Mega untuk mendukung pelayanan air bersih kepada masyarakat, terutama saat kondisi darurat dan pascabencana.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, memberikan apresiasi tinggi kepada Perumda AM Padang atas konsistensi program kurban yang dinilainya menjadi contoh bagi organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Padang.
“Atas nama Pemko Padang kami mengucapkan terima kasih. Ini kebiasaan yang sangat baik dan bahkan sudah ditiru oleh Pemko Padang,” ujarnya.
Raju bahkan mengakui jumlah hewan kurban yang dikumpulkan Pemko Padang masih kalah dibanding Perumda AM Padang. “Dari 14 ribu pegawai, kami di Pemko Padang baru 42 ekor sapi. Sementara PDAM bisa lebih banyak. Tapi yang penting semangat berkurban terus berjalan,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga sumber air dan keberlangsungan pelayanan Perumda AM Padang karena air bersih merupakan kebutuhan vital masyarakat. “Listrik dan air adalah kebutuhan paling penting. Kalau terganggu, kehidupan masyarakat juga terganggu. Karena itu mari sama-sama menjaga sumber air dan PDAM kita,” tutupnya. **
