Paradiso

Pj. Gubernur Bali Terima Kunjungan Kehormatan Konsul Jenderal Australia

Penjabat (Pj) Gubernur Bali, S.M.Mahendra Jaya menerima kunjungan kehormatan dari Konsul Jenderal Australia H.E. Jo Stevens di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Rabu (27/12). FOTO - DOK.

DENPASAR,GLOBALONE.ID – Penjabat (Pj) Gubernur Bali, S.M.Mahendra Jaya menerima kunjungan kehormatan dari Konsul Jenderal Australia H.E. Jo Stevens di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Rabu (27/12).

Mengawali pertemuan penuh kekeluargaan pada sore hari ini, Pj. Gubernur Bali menyampaikan apresiasi atas kerjasama maupun jalinan persahabatan yang terjalin antara Australia dan Bali selama ini seraya berharap kedepannya kerjasama dapat terus ditingkatkan dan dikembangkan ke berbagai sektor lainnya.

Pj. Gubernur Mahendra Jaya juga menyampaikan bahwasannya saat ini jumlah kunjungan wisatawan Australia ke Bali menduduki peringkat pertama, untuk itu pihaknya sangat berterima kasih warga negara Australia menjadikan Bali sebagai destinasi wisata favoritnya. Kedepan pihaknya berharap jumlah kunjungan wisman Australia ke Bali akan terus meningkat seiring dengan meningkatnya hubungan kerjasama antar Bali dan Australia.

Mahendra Jaya juga menyampaikan Pemerintah Provinsi Bali terus berupaya meningkatkan layanan pariwisata Bali baik melalui perbaikan infrastruktur, peningkatan keamanan serta kenyamanan wisatawan. Mahendra Jaya menyampaikan bahwasannya per tanggal 14 Februari 2024 akan diberlakukan pungutan bagi wisatawan asing yang berwisata ke Bali, dimana dana dari pungutan wisatawan tersebut akan digunakan untuk penanganan sampah serta pelestarian budaya Bali.

“Kami berharap Konjen Australia dapat membantu kami dalam melakukan sosialisasi ke warga negara Australia terkait pemberlakuan pungutan ini, prosedur serta sistemnya sudah kami siapkan dan mohon kiranya kami dibantu agar warga negara Australia yang akan berwisata ke Bali memahami pemberlakuan pungutan tersebut,” imbuhnya.

Baca Juga:   Sekda Ungkap Sejumlah Upaya Pemprov Sumbar untuk Sukseskan Pemilu 2024 PADANG- Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) melaksanakan apel gelar pasukan Operasi "Mantap Brata Singgalang 2023-2024" di Lapangan Satbrimobda Polda Sumbar, Padang (17/10/2023). Apel yang digelar secara serentak oleh seluruh Kepolisian Daerah (Polda) di Indonesia tersebut, bertujuan untuk pemeriksaan akhir kesiapan personel, peralatan, dan sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam pengamanan Pemilu 2024. Hadir mewakili Gubernur Mahyeldi dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Hansastri mengatakan pihaknya selaku wakil pemerintah pusat di daerah telah melaksanakan sejumlah kewajiban dalam rangka mensukseskan penyelenggaraan Pemilu serentak 2024. "Gubernur bersama DPRD telah menunaikan 2 kewajiban yang menjadi tugas Pemprov untuk mensukseskan Pemilu serentak 2024, pertama terkait alokasi anggaran dan yang kedua, terkait netralitas ASN," tegas Hansastri usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Mantap Brata Singgalang 2023-2024. Lebih lanjut ia menyampaikan, pihaknya menyambut baik berbagai persiapan yang telah dilakukan banyak pihak untuk mensukseskan penyelenggaraan Pemilu serentak 2024. Hansastri berharap, semua upaya tersebut dapat membuat Pemilu serentak 2024 berjalan lancar, aman, dan tertib, baik di tingkat Sumbar maupun nasional. "Melihat apa yang telah dilakukan banyak pihak hingga saat ini, kita berharap penyelenggaraan Pemilu serentak 2024 bisa berjalan aman dan lancar," pungkas Hansastri. Sementara itu Kapolda Sumbar, Irjen Pol Suharyono dalam amanatnya saat bertindak sebagai inspektur upacara mengatakan Pemilu 2024 adalah Pesta Demokrasi terbesar di Indonesia dan berpengaruh besar untuk masa depan bangsa. Menurutnya, seluruh pihak mesti memberikan kontribusi positifnya untuk mensukseskan pesta demokrasi tersebut. Dikatakannya, Operasi "Mantap Brata Singgalang 2023-2024" akan berlangsung selama 222 hari, terhitung mulai dari 19 Oktober 2023 hingga 20 Oktober 2024 mendatang. Ia menyebut, khusus di Sumbar personil Polri yang diturunkan untuk pengamanan pemilu 2024 lebih kurang sebanyak 8.000 orang. Jumlah tersebut, belum termasuk personil pendukung dari komponen TNI dan Kementerian/Lembaga lainnya. Sementara secara nasional, Operasi Mantap Brata 2023-2024 ini melibatkan sebanyak 434.197 personel Polri, mulai di tingkat Mabes hingga seluruh polda jajaran. "Khusus di tubuh Polda Sumbar, kita menurunkan 3/4 dari total kekuatan. Jumlah nya sekitar 8.000 personil," ungkap Irjen Pol Suharyono. Dalam teknis pelaksanaannya, Kapolda mengakui penanganan untuk setiap daerah tidak sama, ada pemetaan klasifikasi tingkat pengamanan berdasarkan potensi kerawanan ganguan keamanan. Di Sumbar, sambung Kapolda, pihaknya menilai seluruh daerah masih dalam kategori aman, sehingga belum diperlukan penanganan khusus. Tapi, ia mengaku pihaknya akan terus melakukan pemantauan sebagai langkah antisipasi jika saja terjadi kondisi diluar perkiraan awal. "Meskipun saat ini di Sumbar belum ada daerah yang termasuk kategori rawan. Tapi kita tetap lakukan pemantauan, sebagai langkah antisipasi," pungkas Kapolda Sumbar. Terakhir ia menegaskan, dalam pelaksanaan pengamanan selama Operasi "Mantap Brata Singgalang 2023-2024" pihaknya akan mengedepankan 4 unsur utama yakni, pertama security (bebas dari rasa takut dan kekhawatiran), surety (keyakinan dan kepastian hukum), safety (kenyamanan), peace, (perasaan tentram dan damai). Menurutnya, jika empat unsur tersebut telah dapat diwujudkan maka dengan sendirinya keamanan bisa terwujud dan terjamin. (adpsb/ ** / H )

Menanggapi hal tersebut H.E. Jo Stevens menyambut baik pemberlakuan pungutan terhadap wisatawan asing yang berwisata ke Bali terlebih tujuan pungutannya untuk penanganan sampah dan pelestarian budaya Bali. Untuk itu, pihaknya akan segera lakukan sosialisasi kepada warga negaranya yang akan berlibur ke Bali dan menyampaikan terkait prosedur serta tujuan dari pemberlakuan pungutan tersebut.

H.E. Jo Stevens juga menyampaikan bahwasannya Australia dan Bali mempunyai hubungan yang sangat baik, dan kunjungan warga negara kami ke Bali juga terus meningkat setiap tahunnya. Pihaknya sangat mengapresiasi kebaikan serta ke ramah tamahan masyarakat Bali dalam menerima kunjungan warga negaranya.

“Bali itu sudah seperti “Rumah Kedua” bagi warga negara kami, kami sangat berterima kasih atas semua ke ramah tamahan masyarakat Bali sehingga warga kami merasa aman dan nyaman berwisata di Bali. Kedepannya kami berharap kerjasama serta persahabatan kita akan semakin erat,” tuturnya.

Dalam pertemuan yang turut dihadiri oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra serta Kepala Biro Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Bali I Ketut Sukra Negara diakhiri dengan saling tukar cinderamata serta foto bersama.***

Exit mobile version