Rakor di Bali, DPP Asita Bersama Bupati Se-Sumba Dorong Garuda Terbang Lagi ke Sumba

Ketua DPP ASITA, Dr. Nunung Rusmiati, M.Si

KUTA – DPP ASITA Indonesia dan Bupati Se-Sumba serta sejumlah stakeholder dan masyarakat Sumba mendorong Garuda Indonesia Indonesia untuk terbang kembali ke Sumba. Dorongan itu terutama berkaitan dengan keinginan Pemda dan masyarakat Sumba untuk kemudahan mobilisasi masyarakat, peningkatan arus kunjungan wisatawan serta keberlangsungan sejumlah investasi di sektor pariwisata yang sungguh sangat membutuhkan kehadiran pihak Garuda Indonesia.

Hal itu tercetus dalam Rapat Koordinasi (Rakor) dengan pihak Garuda Indonesia yang berlangsung di Hotel Golden Tulip Jineng, Rabu, 28 Agustus 2019. Rakor ini khusus membahas bagaimana upaya agar Garuda Indonesia kembali terbang ke Pulau Sumba. Sejumlah Bupati hadir dalam Rakor ini antara lain Bupati Sumba Barat. Drs. Agustinus Niga Dapawole, Bupati Sumba Timur, Drs. Gidion Mbilijora dan juga Bupati Sumba Barat Daya, Drs. Kornelis Kodi Mete. Para Bupati ini sepakat untuk bersama – sama mencari solusi agar Garuda kembali terbang ke Sumba.

Selain para bupati se-sumba hadir pula pada rapat koordinasi ini Ketua DPP ASITA, Dr. Nunung Rusmiati, Ketua DPD ASITA Bali, Ketut Ardana, Ketua DPD ASITA NTT, Abed Frans dan sejumlah stakeholder pariwisata asal Sumba seperti dari pihak Nihi Sumba Resort, Lelewatu Resort, Rua Beach Hotel, Sumba Explorer, Mario Hotel, Sumba Adventure Tour dan beberapa yang lainnya. Sementara dari pihak Garuda hadir CEO Garuda Regional III, Jawa, Bali dan Nusra, Ngakan Septigraha.

Para Bupati Se-Sumba (dari kiri) – Bupati Sumba Timur, Drs. Gidion Mbilijora, Bupati Sumba Barat. Drs. Agustinus Niga Dapawole, Penasehat Asita NTT, Rocky Pekudjawang dan Bupati Sumba Barat Daya, Drs. Kornelis Kodi Mete

Ketua DPP Asita Indonesia, Dr. Nunung Rusmiati M.Si yang juga penggagas Rakor ini menuturkan bahwa akan turut mendorong dan mendesak pihak Garuda Indonesia agar terbang kembali ke Sumba seturut keinginan masyarakat dan stakeholder pariwisata yang ada di Sumba maupun yang ada di Bali. ASITA memang punya kepentingan untuk mendorong agar Garuda bisa terbang kemana pun di pelosok Indonesia termasuk ke Sumba terutama berkaitan dengan pengembangan destinasi pariwisata. Di dunia industri pariwisata, Sumba memang sudah semakin ‘sexy’ dan sudah menjadi salah satu top destinasi dunia selain Bali. Dan mayoritas wisatawan hanya mau terbang ke Sumba hanya dengan Garuda. Karena itu Rusmiati berharap Garuda Indonesia dalam waktu dekat bisa terbang kembali ke Sumba. Asita Indonesia dan Pemda Se-Sumba akan siap membantu, kata Rusmiati.

Sementara itu Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole menegaskan bahwa Pemda Se-sumba mengharapkan agar Garuda kembali terbang ke Sumba. Kita akan cari solusi bersama bagaimanapun caranya. Masyarakat sumba sudah terlanjur jatuh cinta pada Garuda dan mereka sedih ketika garuda berhenti terbang ke Sumba pada April 2019 lalu, tegas Bupati Niga. “Prinsipnya kita siap, garuda terbang secepatnya dan kita keempat pemda akan support,” lanjut Bupati Niga. (*)

Facebook Comments

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Seo wordpress plugin by www.seowizard.org.