Paradiso

Reses di Alai Parak Kopi, Muhidi Dorong Warga Naik Kelas dari Pekerja Menjadi Pengusaha

PADANG — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Muhidi mendorong masyarakat Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, untuk memperkuat ekonomi keluarga melalui peningkatan keterampilan, produktivitas dan pengembangan usaha.

Menurut Muhidi, pembangunan masyarakat tidak cukup hanya mengandalkan program pemerintah. Masyarakat juga harus memiliki keberanian mengubah pola pikir, meningkatkan kemampuan dan memanfaatkan peluang ekonomi yang tersedia.

Hal itu disampaikan Muhidi saat menggelar reses di Masjid Ar Raudah, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kamis (20/8/2026).

“Kalau kita ingin berubah, maka yang pertama harus kita ubah adalah pola pikir atau mindset. Kalau kelurahan ini ingin maju, kami siap bersama-sama mendorongnya,” ujar Muhidi.

Ia mengatakan, penguatan ekonomi keluarga harus dimulai dari peningkatan kemampuan masyarakat. Mereka yang belum memiliki pekerjaan perlu didorong agar mendapatkan pekerjaan, sementara masyarakat yang telah menjalankan usaha harus dibantu agar mampu mengelolanya secara lebih profesional.

“Yang belum bekerja kita dorong agar memiliki pekerjaan. Yang sudah punya usaha bagaimana usahanya bisa dikelola lebih baik. Dari yang punya usaha, kita dorong lagi bagaimana bisa menjadi pengusaha,” katanya.

Muhidi menilai program pelatihan dan bimbingan teknis atau bimtek bagi masyarakat harus menghasilkan perubahan nyata. Kegiatan tersebut tidak boleh berhenti sebatas agenda seremonial, tetapi harus mampu meningkatkan kemampuan dan membuka peluang ekonomi baru.

Menurutnya, masyarakat perlu didorong untuk tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga memiliki keberanian menciptakan lapangan pekerjaan.

“Bimtek jangan hanya seremonial. Kita ingin bagaimana kegiatan itu bisa mengubah mindset masyarakat sehingga lebih produktif dan mampu melihat peluang,” ujarnya.

Pendidikan Tetap Jadi Fondasi

Di sisi lain, Muhidi mengingatkan bahwa penguatan ekonomi keluarga harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pendidikan.

Ia menyebut generasi muda akan menghadapi tantangan yang semakin berat seiring perkembangan teknologi dan perubahan dunia kerja yang berlangsung cepat.

“Kita fokus menyiapkan generasi yang akan datang melalui pendidikan. Anak-anak harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Sekarang luar biasa cepat perubahannya, kalau tidak punya ilmu dan skill, mereka bisa tertinggal,” katanya.

Muhidi mengajak para orang tua memberikan dukungan kepada anak-anak agar terus melanjutkan pendidikan dan memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

“Biar kita yang sudah dulu, tetapi anak-anak kita harus sukses. Dorong mereka sekolah, punya ijazah dan punya masa depan yang lebih baik,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah memberikan perhatian terhadap akses pendidikan, termasuk melalui sekolah negeri dan berbagai program beasiswa bagi siswa berprestasi.

Muhidi mengungkapkan, DPRD Sumbar juga terus mendorong agar pembiayaan pendidikan tingkat SMA dan SMK dikaji secara serius, termasuk kemungkinan memberikan pendidikan yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

“Kami meminta kepada gubernur untuk melihat berapa sebenarnya biaya sekolah SMA dan SMK se-Sumatera Barat. Kita kaji, kalau memungkinkan bisa digratiskan tanpa mengurangi kualitas dan program yang sudah berjalan,” jelasnya.

Warga Diminta Aktif Sampaikan Aspirasi

Muhidi menegaskan, reses merupakan momentum penting untuk mendengarkan secara langsung persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus mencari solusi bersama.

Ia mengajak masyarakat Alai Parak Kopi menjaga semangat kebersamaan dan tidak ragu menyampaikan kebutuhan pembangunan maupun persoalan sosial dan ekonomi yang dihadapi.

“Kita jaga semangat dan kebersamaan. Insyaallah, kalau kita bergerak bersama, pembangunan yang kita harapkan bisa terwujud,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Padang Utara Sa’at mengapresiasi kehadiran Ketua DPRD Sumbar di tengah masyarakat.

Ia menyebut kehadiran pimpinan DPRD menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi pembangunan secara langsung.

“Kami merasa terharu dan bangga atas kehadiran Ketua DPRD Sumbar Bapak Muhidi. Padang Utara sudah dua kali kedatangan pimpinan DPRD, sebelumnya Ketua DPRD Kota Padang Muharlion,” kata Sa’at.

Menurut Sa’at, masyarakat membutuhkan dukungan dan perhatian dari berbagai pihak untuk mendorong pembangunan di Kecamatan Padang Utara.

“Kami berharap kehadiran Pak Muhidi membawa manfaat bagi pembangunan di Padang Utara. Kami juga sudah menerima bantuan dari beliau. Semoga Bapak Muhidi selalu diberikan kesehatan dan dimudahkan dalam segala urusan,” ujarnya.

Ia pun mengajak masyarakat memanfaatkan kegiatan reses untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan secara langsung.

“Kepada bapak dan ibu, silakan sampaikan aspirasinya. Kita berharap Pak Muhidi bisa memberikan arahan dan membantu kita dalam mendorong pembangunan di wilayah ini,” katanya.***

Exit mobile version