Paradiso

Sandiaga Janji Bantu Keluhan UMKM Kota Batam

Batam, Kepulauan Riau (Paradiso) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno berjanji akan membantu para pengusaha UMKM Batam terkait pajak produknya saat dikirim keluar Batam.

Hal ini disampaikan dalam kegiatan Workshop Peningkatan Inovasi dan Kewirausahaan Kabupaten/Kota Kreatif (KaTa Kreatif) Indonesia di Kota Batam yang merupakan lokasi dua puluh tiga dari rangkaian program Pengembangan Kabupaten/Kota Kreatif (KaTa Kreatif) Indonesia tahun 2023.

Tiap produk UMKM yang dikirim keluar Batam dikenakan pajak 10% dan berdiam di bea cukai cukup lama, hal ini menyebabkan produk cepat rusak, khususnya produk kuliner. Mengingat usaha mereka tingkat UMKM tentu sangat memberatkan.

Sandiaga berjanji akan membicarakan persoalan tersebut di tingkat menteri, dalam hal ini Menteri Keuangan.

“Kebetulan rumah saya dekat dengan Bu Sri Mulyani (menteri keuangan), dan tiap pagi saya lari selalu melewati rumah beliau, ini menjadi catatan saya untuk dibicarakan dengan Menteri Keuangan. Semoga masalah ini bisa segera teratasi dan UMKM di Batam bisa bangkit kembali dan membantu pertumbuhan perekonomian Batam,” ungkap Sandiaga di Kota Batam, Jumat (28/07/2023).

Sandiaga juga mengajak para pelaku ekonomi kreatif Kota Batam agar terus berinovasi. Ia meminta UMKM Batam yang pernah gagal untuk tetap berkarya membangun jejaring. Tujuannya tak lain meningkatkan ekonomi masyarakat dan menciptakan lapangan kerja yang lebih luas.

Sandiaga menilai kota Batam memiliki potensi ekonomi kreatif yang besar pada subsektor fotografi, fesyen, krya, dan kuliner. Potensi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai peluang pengembangan usaha oleh pelaku ekraf.

Kreativitas dan inovasi pelaku ekonomi kreatif menjadi kunci dalam menjangkau pasar yang lebih luas dengan memanfaatkan teknologi yang berkembang saat ini.

Adapun peserta yang hadir mengikuti kegiatan Workshop KaTa Kreatif ini adalah para pelaku ekonomi kreatif yang berdomisili di Kota Batam dengan jumlah peserta sebanyak 200 orang.

Kemenparekraf/Baparekraf berupaya mendorong kebangkitan ekonomi kreatif dengan bentuk aktivasi kegiatan dengan memfasilitasi para pelaku ekonomi kreatif dan pengusaha UMKM.

Tujuannya dalam mengeksplorasi dan mengembangkan ide-ide kreatif dan inovatif sehingga memiliki nilai tambah dan memberikan penguatan branding dari produk-produknya.

Salah satunya bentuk aktivasinya adalah penyelenggaraan Workshop Peningkatan Inovasi dan Kewirausahaan Kabupaten/Kota Kreatif (KaTa Kreatif) Indonesia ini.

Selain itu, Kemenparekraf/ Baparekraf juga terus memberikan penguatan terhadap ekosistem ekonomi kreatif secara komprehensif di Kota Batam dengan komitmen untuk mengembangkan simpul kabupaten/kota kreatif berdasarkan subsektor ekonomi kreatifnya agar dapat mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat.

Selain itu, kegiatan workshop diisi oleh narasumber seorang fotografer yaitu Eddy Sukmana untuk berbagi pengalaman dan memberi materi “Promosi dalam Sebuah Gambar, Hasilkan Cuan yang Melimpah” guna meningkatkan nilai tambah produk kreatif di Kota Batam.

Dengan terlaksananya Workshop KaTa Kreatif di Kota Batam ini diharapkan para pelaku usaha ekonomi kreatif dapat meningkatkan kapasitas yang telah dimiliki.

Sehingga dapat berdaya saing dan dapat menciptakan lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat sekitarnya.

Serta dapat meningkatkan sinergisitas antar pemangku kepentingan dalam rangka penguatan jejaring diantara para pelaku ekonomi kreatif. (*)

Exit mobile version