Home Destinasi Sandiaga Uno Tunjukkan Sikap Pemimpin Profesionalisme di ADWI Nusa Aceh

Sandiaga Uno Tunjukkan Sikap Pemimpin Profesionalisme di ADWI Nusa Aceh

by Bowo
0 comment

ACEH (Paradiso) – Dedikasi dan sikap profesional ditunjukan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno yang tetap harus berjibaku di tengah hujan deras disertai angin yang mengguyur saat berkunjung ke Desa Wisata Nusa, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Aceh.

Dalam guyuran hujan, Mas Menteri tetap semangat melihat langsung desa wisata Nusa. Terlihat sekali Sandi sangat antusias juga mendengarkan penjelasan terkait desa Wisata tersebut, bahkan tetap mengikuti rangkaian kegiatan yang sudah di jadwalkan tanpa berteduh. Hanya menggunakan alas kepala khas Aceh saja tanpa mau dipayungi, mas Menteri tetap fokus menjalani hingga seluruh rangkaian. Bahkan mas Menteri menyempatkan diri memancing di sungai Nusa beberapa saat meskipun belum beruntung mendapatkan tangkapan ikan serta mengunjungi deretan UKM kriya, fashion dan makanan yang berjejer di jalan tepi sungai dengan latar belakang Bukit Barisan yang indah.

Sandi berkomentar ketika ditanya teman media seputar kunjungan kerja dalam suasana hujan dan angin yang cukup kencang. “Ini kan hanya hujan air ya, jadi tidak menjadi alasan untuk berhenti. Semoga hujan ini menjadi pembawa rejeki khususnya bagi desa wisata Nusa”, jawab Sandi yang disambut tepukan tangan teman media dan warga, tanda salut dengan semangat mas Menteri yang tinggi.

Desa yang langsung menghadap ke Bukit Barisan memang terlihat sangat indah. Apalagi dengan hamparan hijaunya sawah menjadi salah satu daya tarik utama di Desa Wisata Nusa. Potensi sungai Nusa yang berada tak jauh dari pemukiman warga juga dimanfaatkan sebagai tempat berenang bagi anak-anak kecil dan juga paket wisata tempat memancing.

Baca Juga:   Sekda Ungkap Sejumlah Upaya Pemprov Sumbar untuk Sukseskan Pemilu 2024 PADANG- Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) melaksanakan apel gelar pasukan Operasi "Mantap Brata Singgalang 2023-2024" di Lapangan Satbrimobda Polda Sumbar, Padang (17/10/2023). Apel yang digelar secara serentak oleh seluruh Kepolisian Daerah (Polda) di Indonesia tersebut, bertujuan untuk pemeriksaan akhir kesiapan personel, peralatan, dan sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam pengamanan Pemilu 2024. Hadir mewakili Gubernur Mahyeldi dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Hansastri mengatakan pihaknya selaku wakil pemerintah pusat di daerah telah melaksanakan sejumlah kewajiban dalam rangka mensukseskan penyelenggaraan Pemilu serentak 2024. "Gubernur bersama DPRD telah menunaikan 2 kewajiban yang menjadi tugas Pemprov untuk mensukseskan Pemilu serentak 2024, pertama terkait alokasi anggaran dan yang kedua, terkait netralitas ASN," tegas Hansastri usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Mantap Brata Singgalang 2023-2024. Lebih lanjut ia menyampaikan, pihaknya menyambut baik berbagai persiapan yang telah dilakukan banyak pihak untuk mensukseskan penyelenggaraan Pemilu serentak 2024. Hansastri berharap, semua upaya tersebut dapat membuat Pemilu serentak 2024 berjalan lancar, aman, dan tertib, baik di tingkat Sumbar maupun nasional. "Melihat apa yang telah dilakukan banyak pihak hingga saat ini, kita berharap penyelenggaraan Pemilu serentak 2024 bisa berjalan aman dan lancar," pungkas Hansastri. Sementara itu Kapolda Sumbar, Irjen Pol Suharyono dalam amanatnya saat bertindak sebagai inspektur upacara mengatakan Pemilu 2024 adalah Pesta Demokrasi terbesar di Indonesia dan berpengaruh besar untuk masa depan bangsa. Menurutnya, seluruh pihak mesti memberikan kontribusi positifnya untuk mensukseskan pesta demokrasi tersebut. Dikatakannya, Operasi "Mantap Brata Singgalang 2023-2024" akan berlangsung selama 222 hari, terhitung mulai dari 19 Oktober 2023 hingga 20 Oktober 2024 mendatang. Ia menyebut, khusus di Sumbar personil Polri yang diturunkan untuk pengamanan pemilu 2024 lebih kurang sebanyak 8.000 orang. Jumlah tersebut, belum termasuk personil pendukung dari komponen TNI dan Kementerian/Lembaga lainnya. Sementara secara nasional, Operasi Mantap Brata 2023-2024 ini melibatkan sebanyak 434.197 personel Polri, mulai di tingkat Mabes hingga seluruh polda jajaran. "Khusus di tubuh Polda Sumbar, kita menurunkan 3/4 dari total kekuatan. Jumlah nya sekitar 8.000 personil," ungkap Irjen Pol Suharyono. Dalam teknis pelaksanaannya, Kapolda mengakui penanganan untuk setiap daerah tidak sama, ada pemetaan klasifikasi tingkat pengamanan berdasarkan potensi kerawanan ganguan keamanan. Di Sumbar, sambung Kapolda, pihaknya menilai seluruh daerah masih dalam kategori aman, sehingga belum diperlukan penanganan khusus. Tapi, ia mengaku pihaknya akan terus melakukan pemantauan sebagai langkah antisipasi jika saja terjadi kondisi diluar perkiraan awal. "Meskipun saat ini di Sumbar belum ada daerah yang termasuk kategori rawan. Tapi kita tetap lakukan pemantauan, sebagai langkah antisipasi," pungkas Kapolda Sumbar. Terakhir ia menegaskan, dalam pelaksanaan pengamanan selama Operasi "Mantap Brata Singgalang 2023-2024" pihaknya akan mengedepankan 4 unsur utama yakni, pertama security (bebas dari rasa takut dan kekhawatiran), surety (keyakinan dan kepastian hukum), safety (kenyamanan), peace, (perasaan tentram dan damai). Menurutnya, jika empat unsur tersebut telah dapat diwujudkan maka dengan sendirinya keamanan bisa terwujud dan terjamin. (adpsb/ ** / H )

Seperti diketahui, Desa Wisata Nusa terletak di kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh dengan jarak dan waktu tempuh dari Bandar Udara Sultan Iskandar Muda yaitu 23.1 km atau sekitar 38 Menit. Secara geografis Desa Wisata Nusa berada di tengah Bukit Barisan membentang sepanjang 1.650 kilometer dari ujung utara Aceh sampai ujung selatan dan barat provinsi Lampung.

Desa Wisata Nusa merupakan satu diantara gampong di Aceh yang terus bergerak mengembangkan Desa wisata berbasis masyarakat.(*)

Berita Terkait