Paradiso

Sumbar Butuh 200 Kantong Darah per Hari, DPRD Dorong Donor Jadi Gerakan Rutin

PADANG — Ketersediaan darah menjadi salah satu tantangan pelayanan kesehatan di Sumatera Barat. Setiap hari, rumah sakit di provinsi ini membutuhkan sekitar 150 hingga 200 kantong darah untuk memenuhi kebutuhan pasien.

Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan donor darah sebagai gerakan rutin demi menjaga keselamatan pasien.

“Stok darah tidak boleh kosong. Kita harus bersama-sama memastikan ketersediaannya terjaga setiap saat,” ujarnya.

Ia menyampaikan hal tersebut saat menutup kegiatan donor darah dalam rangka HUT ke-13 Partai Gerindra di GOR Haji Agus Salim. Selama empat hari pelaksanaan, kegiatan yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) itu berhasil menghimpun 2.618 pendonor.

Jumlah tersebut dinilai sebagai salah satu kegiatan donor darah terbesar yang pernah digelar organisasi atau partai politik di Sumatera Barat. Sekitar 30–40 persen peserta tercatat sebagai pendonor baru.

Menurut Evi Yandri, partisipasi pendonor baru menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya donor darah. Ia juga menyebut banyak warga berusia di atas 50 tahun yang turut mendaftar, meski sebagian harus dibatasi karena faktor kesehatan.

Sebagai Sekretaris DPD Gerindra Sumbar, Evi Yandri mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud arahan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, agar kader menghadirkan kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Ia menargetkan Sumatera Barat tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan darah secara mandiri, tetapi juga memiliki cadangan stok untuk membantu daerah lain bila diperlukan.

Sementara itu, Ketua DPP Gerindra yang juga Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menilai capaian 2.618 kantong darah dalam empat hari sebagai hasil yang sangat positif.

“Kebutuhan darah di Sumbar sekitar 200 kantong per hari. Dengan gerakan bersama seperti ini, kita optimistis kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” katanya.

Ke depan, donor darah direncanakan menjadi agenda rutin sebagai bagian dari dukungan terhadap pelayanan kesehatan dan solidaritas sosial di Sumatera Barat.***

Exit mobile version