Paradiso

Wagub Sumbar Apresiasi Polisi Ungkap Kasus Penganiayaan Nenek Saudah

PADANG — Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar) Vasko Ruseimy menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Polres Pasaman dan Polda Sumbar atas keberhasilan mengungkap serta menangkap pelaku penganiayaan terhadap Saudah (68), seorang nenek yang menjadi korban kekerasan di Kabupaten Pasaman.

Apresiasi tersebut disampaikan Vasko saat berkomunikasi melalui telepon dengan Kapolres Pasaman AKBP Muhammad Agus Hidayat, Selasa (6/1/2026). Dalam percakapan itu, Wagub menanyakan perkembangan penanganan perkara sekaligus memastikan proses hukum terhadap pelaku berjalan sesuai ketentuan.

“Saya mendapat informasi dari Kapolda bahwa pelaku penganiayaan terhadap Nenek Saudah sudah ditangkap. Terima kasih kepada Kapolres dan seluruh jajaran atas kerja cepatnya,” ujar Vasko.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Vasko juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap korban, terutama untuk mencegah terjadinya intimidasi atau tekanan pascainsiden. Ia meminta agar aparat kepolisian melibatkan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dalam penanganan kasus tersebut.

“Ini persoalan kemanusiaan. Korban adalah seorang lansia dan perempuan. Saya meminta agar perlindungan terhadap korban menjadi perhatian utama, termasuk melibatkan LPSK jika diperlukan,” tegasnya.

Wagub menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tidak mentolerir segala bentuk kekerasan, khususnya terhadap kelompok rentan. Ia meminta aparat penegak hukum memberikan efek jera maksimal kepada pelaku agar menjadi peringatan dan mencegah terulangnya kasus serupa.

“Orang tua, terlebih perempuan, harus kita hormati dan lindungi. Saya berharap pelaku mendapatkan hukuman setimpal,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Pasaman AKBP Muhammad Agus Hidayat menjelaskan bahwa terduga pelaku berinisial IS (26), yang juga dikenal dengan nama MK, telah diamankan pada Selasa pagi setelah penyidik memperoleh bukti yang cukup.

“Pelaku tercatat sebagai mahasiswa dan berdomisili di Jorong VI Lubuk Aro, Nagari Padang Mantinggi Utara, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku diduga bertindak seorang diri tanpa keterlibatan pihak lain,” jelas Agus.

Kasus penganiayaan terhadap Nenek Saudah sempat menyita perhatian publik dan memicu keprihatinan luas. Aparat kepolisian memastikan proses hukum terhadap pelaku akan dilakukan secara profesional dan transparan.***

Exit mobile version