Home News Pengembangan SPAM Taban 3 Jadi Andalan Mitigasi Krisis Air Bersih di Kota Padang

Pengembangan SPAM Taban 3 Jadi Andalan Mitigasi Krisis Air Bersih di Kota Padang

by Bali Paradiso
0 comment

PADANG – Pemerintah Kota Padang bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat ketahanan layanan air bersih melalui pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana. Salah satu program strategis yang disiapkan adalah pengembangan SPAM Taban 3 dengan kapasitas 200 liter per detik.

Pengembangan SPAM Taban 3 dirancang untuk memperkuat suplai air bersih di Kota Padang, khususnya dalam menghadapi potensi bencana alam. Kota Padang diketahui berada di kawasan rawan gempa bumi, tsunami, banjir, longsor, hingga likuefaksi, sehingga membutuhkan sistem penyediaan air minum yang tangguh dan berkelanjutan.

Riwayat kebencanaan menunjukkan, gempa besar pada 2009 serta bencana hidrometeorologi pada November 2025 menyebabkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur air bersih dan memaksa ribuan warga mengungsi. Kondisi tersebut menjadi dasar perlunya pengembangan SPAM baru sebagai sistem cadangan sekaligus penguat layanan air minum yang telah ada.

Pengembangan SPAM Taban 3 mencakup pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA), reservoir dengan kapasitas hingga 3.000 meter kubik, jaringan perpipaan transmisi dan distribusi, serta penerapan teknologi pengolahan air yang lebih modern. Proyek ini diharapkan mampu meningkatkan cakupan layanan sekaligus menjaga kontinuitas suplai air bersih ketika terjadi gangguan akibat bencana.

Selain pengembangan SPAM baru, Kementerian PU juga melakukan penanganan sistem air minum pascabencana di sejumlah wilayah di Sumatera Barat, termasuk Kota Padang, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Pesisir Selatan. Di Kota Padang, penanganan difokuskan pada beberapa titik strategis seperti Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun, Intake Palukahan, SPAM Guo Kuranji, serta infrastruktur pendukung lainnya.

Baca Juga:   Implementasikan Prinsip ESG Berkelanjutan, Telkomsel Berkolaborasi Bersama Productive+ Dukung Teman Disabilitas Berwirausaha

Penanganan tersebut meliputi perbaikan intake, jaringan pipa transmisi dan distribusi, rehabilitasi bangunan pengambilan air, hingga optimalisasi kapasitas produksi. Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan melibatkan tenaga kerja lokal serta dukungan alat berat guna mempercepat pemulihan layanan air bersih.

Melalui pengembangan SPAM Taban 3 dan penanganan infrastruktur pascabencana tersebut, pemerintah berharap sistem penyediaan air minum di Kota Padang semakin tangguh dan adaptif, serta mampu memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, baik dalam kondisi normal maupun saat terjadi bencana.***ADV

Berita Terkait