Home Pendidikan Ketua DPRD Sumbar Ingatkan Sekolah Siapkan Lulusan Siap Kerja di Era Digital

Ketua DPRD Sumbar Ingatkan Sekolah Siapkan Lulusan Siap Kerja di Era Digital

by Bali Paradiso
0 comment

PADANG — Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, mengingatkan sekolah agar tidak hanya fokus meluluskan siswa dengan nilai akademik, tetapi juga menyiapkan lulusan yang siap kerja dan mampu menghadapi tantangan era digital.
Hal itu disampaikan Muhidi saat menjadi narasumber pada Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Kepala SMA, SMK dan SLB di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, perkembangan globalisasi dan teknologi membuat kebutuhan dunia kerja berubah sangat cepat. Karena itu, lulusan sekolah dituntut memiliki keterampilan, kemampuan literasi digital, karakter kuat, dan daya saing tinggi.
“Sekarang dunia kerja tidak cukup hanya melihat ijazah. Anak-anak harus punya skill dan kompetensi agar bisa bersaing,” ujar Muhidi.

Ia menilai peran kepala sekolah dan guru sangat penting dalam membentuk SDM unggul. Pemimpin pendidikan, kata dia, harus mampu menjadi sosok visioner, motivator, sekaligus penggerak budaya mutu di sekolah. Muhidi juga menyinggung peluang kerja luar negeri yang terbuka lebar bagi tenaga kerja terampil. Ia mencontohkan Jepang yang setiap tahun membutuhkan puluhan ribu tenaga kerja, namun mensyaratkan kemampuan bahasa dan kompetensi tertentu.

“Anak SMK misalnya, jangan hanya tamat dan pegang ijazah. Mereka harus punya sertifikat kompetensi dan kesiapan menghadapi dunia kerja,” katanya.

Selain itu, DPRD Sumbar saat ini tengah membahas revisi Peraturan Daerah (Perda) Pendidikan melalui Komisi V DPRD Sumbar. Revisi tersebut diarahkan untuk memperkuat pemerataan pendidikan, peningkatan kualitas guru, penyediaan sarana teknologi, serta pengembangan pendidikan vokasi yang terhubung dengan dunia industri.

Baca Juga:   Perkuat Kerjasama Sister Province, Pj. Gubernur Bali Terima Kunjungan Kehormatan Wagub Jiangxi

Muhidi menegaskan bahwa pendidikan tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan semua pihak. Ia meminta adanya sinergi antara pemerintah, sekolah, orang tua, masyarakat dan dunia usaha untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Sumbar.

“Kalau semua berjalan bersama, maka target menciptakan SDM unggul dan berdaya saing akan lebih mudah tercapai,” tutupnya. **

Berita Terkait