Home Pemerintahan Muhidi Kobarkan Semangat Kewaspadaan Dini, Tokoh Masyarakat Padang: SDM Kuat, Ekonomi Bangkit, Ancaman Bisa Dicegah

Muhidi Kobarkan Semangat Kewaspadaan Dini, Tokoh Masyarakat Padang: SDM Kuat, Ekonomi Bangkit, Ancaman Bisa Dicegah

by Bali Paradiso
0 comment

PADANG – Semangat membangun masyarakat yang tangguh, peduli, dan siap menghadapi berbagai tantangan menggelora dalam Bimbingan Kewaspadaan Dini Masyarakat yang diikuti tokoh masyarakat se-Kota Padang, Sabtu (11/7/2026). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kesadaran bahwa keamanan dan kemajuan daerah dimulai dari kepedulian setiap warga.

Ketua LPM Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Febrianti, menilai kegiatan tersebut sangat inspiratif karena membuka wawasan masyarakat tentang pentingnya mendeteksi setiap potensi ancaman sejak dini sebelum berkembang menjadi persoalan besar.

Menurutnya, materi yang disampaikan tidak hanya menumbuhkan kesadaran menjaga keamanan lingkungan, tetapi juga membangkitkan optimisme bahwa kemajuan daerah dapat diwujudkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Saya mengenal Ketua DPRD Sumbar, Bapak Muhidi, melalui media sosial dan hari ini berkesempatan berdialog langsung. Program-program yang beliau dorong sangat menyentuh kebutuhan masyarakat. Sebagai tokoh masyarakat, kami merasa memiliki tempat untuk menyampaikan persoalan dan harapan warga,” ujarnya.

Dalam dialog tersebut, Febrianti mengusulkan agar pemerintah semakin memperbanyak pelatihan peningkatan kapasitas SDM. Menurutnya, masyarakat yang memiliki ilmu, keterampilan, dan daya saing akan mampu mengelola potensi daerah sehingga kesejahteraan meningkat.

“Kalau SDM maju, ekonomi masyarakat ikut tumbuh. Saat ekonomi membaik, berbagai persoalan sosial dan gangguan keamanan juga akan semakin berkurang. Karena itu, kami berharap program peningkatan kapasitas masyarakat terus diperluas hingga ke tingkat kelurahan,” katanya penuh optimisme.

Baca Juga:   Hari Lahir Pancasila 2026, Ketua DPRD Sumbar: Persatuan dan Kepedulian Sosial Kunci Menjaga Keutuhan Bangsa

Sementara itu, Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, mengajak seluruh masyarakat menjadikan kewaspadaan dini sebagai budaya bersama. Menurutnya, kewaspadaan dini bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi merupakan langkah nyata mengenali setiap potensi ancaman sejak awal agar dapat dicegah sebelum menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Ia menjelaskan, ancaman yang harus diwaspadai tidak hanya berupa bencana alam seperti banjir, longsor, kebakaran, dan gempa bumi, tetapi juga gangguan keamanan, penyalahgunaan narkoba, konflik sosial, penyebaran hoaks, hingga persoalan kesehatan dan kebersihan lingkungan.

Muhidi menegaskan bahwa masyarakat adalah benteng pertama dalam menjaga keamanan lingkungan. Karena hidup berdampingan setiap hari, masyarakatlah yang paling cepat mengetahui perubahan maupun gejala yang berpotensi menimbulkan masalah.

“Jangan biarkan orang-orang baik hanya menjadi penonton. Kemaksiatan, kriminalitas, dan berbagai ancaman akan berkembang ketika masyarakat memilih diam. Sebaliknya, ketika masyarakat peduli, berani melapor, dan mau bergerak bersama, maka lingkungan yang aman dan damai akan terwujud,” tegas Muhidi yang disambut antusias peserta.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong, mengaktifkan ronda malam dan siskamling, memperkuat edukasi kepada warga, serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana menyebarkan informasi positif dan menangkal hoaks.

Menurut Muhidi, sinergi antara masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemerintah, dan aparat keamanan merupakan kunci utama menciptakan daerah yang aman, maju, dan sejahtera. “Jika masyarakat bersatu, saling peduli, dan tidak apatis terhadap lingkungan, maka berbagai ancaman dapat dicegah sejak dini. Dari lingkungan yang aman akan lahir masyarakat yang produktif, ekonomi yang kuat, dan masa depan Sumatera Barat yang semakin gemilang,” pungkasnya. **

Baca Juga:   Gubernur Mahyeldi: Sumbar Perlu Terobosan Pembiayaan dan Optimalisasi Aset untuk Percepat Pembangunan

Berita Terkait