BALI |PARADISO.CO.ID – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI terus berkomitmen dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menunjuk Politeknik Pariwisata Bali (Poltekpar Bali) membuka Program Studi di Luar Kampus Utama atau PSDKU.
PSDKU merupakan program studi yang diselenggarakan di kabupaten, kota maupun kota administratif yang tidak berbatasan langsung dengan daerah kampus utama. Salah satu daerah yang dipilih oleh adalah Kota Manado, Prov. Sulawesi Utara.
Dipilihnya Manado sebagai lokasi pendirian PSDKU Poltekpar Bali dengan mempertimbangkan potensi wisata alam di Manado yang luar biasa, namun belum banyak dieksplorasi. Hal ini menjadi tugas untuk menciptakan SDM yang dapat memaksimalkan potensi alam dan wisata di Manado.
Untuk itu, sebagai salah satu syarat pendirian PSDKU Poltekpar Bali di Manado, Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menyambut baik kerjasama dari Poltekpar Bali. Kerjasama ini dilakukan sebagai salah satu syarat pendirian PSDKU yakni melakukan kerjasama dengan lembaga atau entitas pendidikan tinggi maupun dengan pihak industri di Manado.
Penandatanganan MoU dihadiri oleh Rektor Universitas Sam Ratulangi, Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat, M.Sc., DEA. beserta jajaran yang secara langsung bertandang ke Politeknik Pariwisata Bali pada Senin, 24 Januari 2022. Kegiatan penandatanganan MoU dilaksanakan di Gedung Widyatula, MICE, Poltekpar Bali pada pagi hari. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Direktur Poltekpar Bali, Drs. Ida Bagus Putu Puja, M.Kes.
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa bahagia dapat berkolaborasi dengan Unsrat pada proses pendirian PSDKU di Manado sehingga diharapkan terbentuk kerjasama lebih lanjut untuk kedepannya. Sementara itu, Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat, M.Sc., DEA., juga menyambut baik kerjasama yang akan dijalin oleh Unsrat dan Poltekpar Bali.
Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara Politeknik Pariwisata Bali dan Universitas Sam Ratulangi Manado. Sebelum acara penutup, pemaparan tentang Prodi Manajemen Kepariwisataan oleh Hanugerah Kristiono Liestiandre, S.St.Par.,MM dan Magister Terapan Pariwisata disuguhkan oleh I Gusti Agung Febrianto, S.Par., M.Par dan selanjutnya dilakukan diskusi.
Diharapkan penandatanganan MoU kerjasama ini dapat memberikan dampak positif terhadap kemajuan SDM di Manado khususnya di sektor pariwisata.***
Editor – Igo Kleden

