Home News Aliran Air Belum Stabil, Warga Sungai Lareh Diminta Tampung Air Sementara

Aliran Air Belum Stabil, Warga Sungai Lareh Diminta Tampung Air Sementara

by Bali Paradiso
0 comment

PADANG — Warga di kawasan Sungai Lareh, Kecamatan Kototangah, masih harus bersabar menghadapi gangguan distribusi air bersih yang belum sepenuhnya pulih pascaperbaikan pipa utama.

Perumda Air Minum Kota Padang menyebut proses normalisasi masih berlangsung, meski perbaikan fisik jaringan telah selesai sejak Sabtu (11/4).

Gangguan ini bermula dari kerusakan pipa utama di Jalan Raya Sungai Lareh, tepatnya di sekitar Lobang Jepang. Namun, setelah perbaikan dilakukan, kondisi tanah di area galian mengalami pergeseran yang menyebabkan sambungan pipa kembali retak dan memicu kebocoran ulang.

Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, mengatakan pihaknya terus bekerja untuk mempercepat pemulihan distribusi air ke pelanggan.

“Kami memahami kondisi ini cukup mengganggu aktivitas masyarakat. Saat ini tim masih melakukan normalisasi agar distribusi air dapat kembali stabil,” katanya.

Sejumlah wilayah terdampak antara lain Sungai Lareh, Lolokasiak, Balaibaru, Kalumbuk, Surau Gadang, Kompleks Gunung Juaro, Jalan Teknologi, hingga sebagian kawasan Siteba.

Perumda mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan air yang mulai mengalir secara bertahap dengan cara menampungnya sebagai langkah antisipasi selama proses pemulihan berlangsung.

Diharapkan dalam waktu dekat distribusi air dapat kembali normal sehingga aktivitas warga tidak lagi terganggu.***

Baca Juga:   Kunjungi Buleleng, Kapolda Bali Support Sembako bagi Pekerja Pariwisata

Berita Terkait