Kunjungi Buleleng, Kapolda Bali Support Sembako bagi Pekerja Pariwisata

Paradiso.co.id|Denpasar – Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose turun langsung ke Buleleng Bali menemui para pekerja pariwisata yang kesulitan karena kehilangan pekerjaan. Pekerja pariwisata tersebut banyak yang dirumahkan tanpa jaminan. Mereka tetap dijanjikan untuk kembali bekerja setelah situasi normal. Namun wabah Covid19 belum tahu kapan berakhirnya. Akibatnya, banyak pekerja pariwisata yang kehilangan penghasilan harian dan terutama untuk kebutuhan rutin. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Kapolda bersama tim turun langsung ke Buleleng menemui ratusan pekerja pariwisata dari berbagai sektor. Mereka kebanyakan bekerja di hotel, restoran, objek wisata, dan akhirnya harus kehilangan pekerjaan.

Dalam arahannya, Kapolda Bali menjelaskan, sejak lama Pulau Bali telah dikenal akan keindahan alam dan tradisi adat istiadat masyarakatnya yang unik. Hal ini menjadi daya tarik para wisatawan dan menjadi tujuan/destinasi dalam maupun luar negeri untuk berlibur, sehingga tidak sedikit masyarakat Bali yang berkecimpung dan mencari nafkah dari sektor pariwisata. “Sehingga pada pandemic covid-19 terjadi seperti saat ini, banyak objek pariwisata ditutup karena harus melaksanakan protokol kesehatan guna memutus penyebaran covid-19. Hal ini berdampak bagi para pelaku bisnis dan usaha pada sektor pariwisata,” ujarnya Kamis (28/5).

Untuk itu Kapolda Bali turun menemui pekerja pariwisata full tim. Mereka adalah Karo Ops Polda Bali Kombes Pol Djoko Prihadi, Dir Lantas Polda Bali Kombes Pol Wisnu Putra, Dir Samapta Polda Bali Kombes Pol I Wayan Pinatih, Kasat Brimob Polda Bali Kombes Pol. Ardiansyah Daulay dan Kapolres Buleleng Polda Bali AKBP I Made Sinar Subawa. Para perwira ini langsung bergerak membagikan dan menyerahkan bingkisan sembako yang bertempat di Menjangan Dynasty Resort, Buleleng.


Penyerahan bingkisan sembako berupa beras 5 kg, minyak 2 liter, gula 2 kg, kopi 10 suset, 1 teh kotak dan 5 bungkus mie instan secara simbolis diberikan kepada 20 orang karyawan Hotel Dinasty juga kepada pemandu wisata dan instruktur selam yang terdampak pandemi Covid-19. “Kita harus tetap bersyukur dalam masa-masa sulit seperti sekarang ini, akibat Covid-19 di seluruh dunia berdampak kepada pelaku pariwisata, bukan hanya kita saja. Tali Kasih ini dilakukan setiap seminggu sekali.


Marilah kita lewati hari-hari yang sulit bersama ini dengan kegiatan-kegiatan yang mungkin tidak memberikan nuansa baru. Yang mempunyai keahlian yang lain silahkan cari pekerjaan lain untuk bisa menghidupi keluarga,” ungkap Irjen Golose. (*go)

Igo Kleden

I am journalist...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *