Home News Berbaur dengan Jamaah, Vasko Ruseimy dan Kapolda Sumbar Tunjukkan Kebersamaan saat Berbuka di Masjid

Berbaur dengan Jamaah, Vasko Ruseimy dan Kapolda Sumbar Tunjukkan Kebersamaan saat Berbuka di Masjid

by Bali Paradiso
0 comment

JAKARTA, PARADISO INDONESIA – Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy menunjukkan sisi kesederhanaannya dengan memilih duduk lesehan saat berbuka puasa bersama Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, Jumat (21/3/2025).

Momen keakraban kedua pejabat ini viral setelah videonya tersebar di media sosial (medsos).

Dalam video tersebut, Wagub Sumbar dan Kapolda Sumbar terlihat asyik menikmati menu berbuka puasa dengan posisi duduk lesehan di lantai Masjid yang berada dalam Kompleks Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Keduanya tampak sangat akrab dan menikmati hidangan buka puasa dengan penuh kehangatan.

Diketahui, Vasko Ruseimy berada di lokasi tersebut seusai menghadiri acara penandatanganan kontrak proyek Flyover Sitinjau Lauik yang segera dibangun.

Bukannya mencari tempat makan formal atau mewah, Wagub Sumbar justru memilih untuk berbuka puasa dengan cara sederhana di masjid tersebut.

Momen itu menarik perhatian salah seorang masyarakat yang juga perantau Minang, Ria (36).

“Menikmati makan atau berbuka puasa tidak harus selalu formal dan di tempat mewah. Saya melihat, Vasko ini bisa makan di mana saja selama pantas dan layak,” katanya.

Selain itu, kata Ria, bagi umat Islam harus segera menyegerakan berbuka puasa saat adzan Maghrib berkumandang, sesuai dengan tuntunan agama.

“Terutama di bulan Ramadan ini, ketika sudah masuk waktu berbuka, kita harus menyegerakannya, tidak boleh ditunda. Bagi saya, tidak masalah makan dimanapun asal bersih dan layak, apalagi ini di masjid, dan saya melihat Vasko Ruseimy bisa berbaur dengan para jamaah,” tambahnya.

Baca Juga:   Sekda Ungkap Sejumlah Upaya Pemprov Sumbar untuk Sukseskan Pemilu 2024 PADANG- Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) melaksanakan apel gelar pasukan Operasi "Mantap Brata Singgalang 2023-2024" di Lapangan Satbrimobda Polda Sumbar, Padang (17/10/2023). Apel yang digelar secara serentak oleh seluruh Kepolisian Daerah (Polda) di Indonesia tersebut, bertujuan untuk pemeriksaan akhir kesiapan personel, peralatan, dan sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam pengamanan Pemilu 2024. Hadir mewakili Gubernur Mahyeldi dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Hansastri mengatakan pihaknya selaku wakil pemerintah pusat di daerah telah melaksanakan sejumlah kewajiban dalam rangka mensukseskan penyelenggaraan Pemilu serentak 2024. "Gubernur bersama DPRD telah menunaikan 2 kewajiban yang menjadi tugas Pemprov untuk mensukseskan Pemilu serentak 2024, pertama terkait alokasi anggaran dan yang kedua, terkait netralitas ASN," tegas Hansastri usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Mantap Brata Singgalang 2023-2024. Lebih lanjut ia menyampaikan, pihaknya menyambut baik berbagai persiapan yang telah dilakukan banyak pihak untuk mensukseskan penyelenggaraan Pemilu serentak 2024. Hansastri berharap, semua upaya tersebut dapat membuat Pemilu serentak 2024 berjalan lancar, aman, dan tertib, baik di tingkat Sumbar maupun nasional. "Melihat apa yang telah dilakukan banyak pihak hingga saat ini, kita berharap penyelenggaraan Pemilu serentak 2024 bisa berjalan aman dan lancar," pungkas Hansastri. Sementara itu Kapolda Sumbar, Irjen Pol Suharyono dalam amanatnya saat bertindak sebagai inspektur upacara mengatakan Pemilu 2024 adalah Pesta Demokrasi terbesar di Indonesia dan berpengaruh besar untuk masa depan bangsa. Menurutnya, seluruh pihak mesti memberikan kontribusi positifnya untuk mensukseskan pesta demokrasi tersebut. Dikatakannya, Operasi "Mantap Brata Singgalang 2023-2024" akan berlangsung selama 222 hari, terhitung mulai dari 19 Oktober 2023 hingga 20 Oktober 2024 mendatang. Ia menyebut, khusus di Sumbar personil Polri yang diturunkan untuk pengamanan pemilu 2024 lebih kurang sebanyak 8.000 orang. Jumlah tersebut, belum termasuk personil pendukung dari komponen TNI dan Kementerian/Lembaga lainnya. Sementara secara nasional, Operasi Mantap Brata 2023-2024 ini melibatkan sebanyak 434.197 personel Polri, mulai di tingkat Mabes hingga seluruh polda jajaran. "Khusus di tubuh Polda Sumbar, kita menurunkan 3/4 dari total kekuatan. Jumlah nya sekitar 8.000 personil," ungkap Irjen Pol Suharyono. Dalam teknis pelaksanaannya, Kapolda mengakui penanganan untuk setiap daerah tidak sama, ada pemetaan klasifikasi tingkat pengamanan berdasarkan potensi kerawanan ganguan keamanan. Di Sumbar, sambung Kapolda, pihaknya menilai seluruh daerah masih dalam kategori aman, sehingga belum diperlukan penanganan khusus. Tapi, ia mengaku pihaknya akan terus melakukan pemantauan sebagai langkah antisipasi jika saja terjadi kondisi diluar perkiraan awal. "Meskipun saat ini di Sumbar belum ada daerah yang termasuk kategori rawan. Tapi kita tetap lakukan pemantauan, sebagai langkah antisipasi," pungkas Kapolda Sumbar. Terakhir ia menegaskan, dalam pelaksanaan pengamanan selama Operasi "Mantap Brata Singgalang 2023-2024" pihaknya akan mengedepankan 4 unsur utama yakni, pertama security (bebas dari rasa takut dan kekhawatiran), surety (keyakinan dan kepastian hukum), safety (kenyamanan), peace, (perasaan tentram dan damai). Menurutnya, jika empat unsur tersebut telah dapat diwujudkan maka dengan sendirinya keamanan bisa terwujud dan terjamin. (adpsb/ ** / H )

Melalui momen lesehan ini, Ria menilai Vasko Ruseimy ingin menyampaikan pesan kepada masyarakat bahwa sebagai pemimpin ia dapat menyatu dengan siapapun dan di manapun.

Dia meyakini bahwa pemimpin seharusnya mengedepankan kesederhanaan dan tidak berlebihan dalam bersikap.

“Karena sebagai pemimpin, sudah seharusnya bersikap sederhana dan tidak berlebihan dalam menghadapi segala sesuatunya,” kata perempuan asal Kabupaten Solok tersebut.

Ia juga mengungkapkan kekagumannya terhadap kesederhanaan Vasko Ruseimy meski diketahui sebagai salah satu kepala daerah terkaya di Indonesia.

“Yang penting sekali, beliau sangat sederhana meski diketahui sebagai salah satu kepala daerah terkaya di Indonesia,” tambahnya.

Ria kembali menegaskan bahwa momen berbuka puasa dengan cara lesehan ini semakin menegaskan komitmen Vasko Ruseimy untuk dekat dengan masyarakat.

Gayanya yang sederhana dan tidak sungkan berbaur dengan jamaah masjid mencerminkan sosok pemimpin yang merakyat dan menjunjung tinggi nilai-nilai kesederhanaan.

“Keakraban yang terjalin antara Wagub Sumbar dan Kapolda Sumbar juga menunjukkan harmonisasi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam membangun Sumbar yang lebih baik,” tuturnya. ***

Berita Terkait