Home News Hujan Deras Berpotensi Ganggu Intake, Perumda Air Minum Padang Ingatkan Risiko Distribusi Air

Hujan Deras Berpotensi Ganggu Intake, Perumda Air Minum Padang Ingatkan Risiko Distribusi Air

by Bali Paradiso
0 comment

PADANG — Hujan deras yang mengguyur Kota Padang meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan fasilitas pengambilan air baku milik Perumda Air Minum Kota Padang. Debit sungai yang meningkat akibat curah hujan tinggi dapat membawa material seperti lumpur, bebatuan, dan kayu yang berisiko menghambat operasional intake.

Kondisi tersebut menjadi perhatian perusahaan karena fasilitas intake merupakan bagian penting dalam proses pengambilan air baku sebelum diolah menjadi air bersih dan didistribusikan kepada pelanggan.

Kasubag Humas dan Protokoler Perumda Air Minum Kota Padang, Afriyanto, menjelaskan bahwa banjir dapat menimbulkan sejumlah kendala dalam operasional pelayanan air bersih. Selain meningkatkan tingkat kekeruhan air baku, derasnya arus sungai berpotensi menimbun hingga merusak bangunan intake.

“Ketika banjir terjadi, material yang terbawa arus sungai bisa menumpuk di sekitar intake. Bahkan, tidak jarang fasilitas tersebut mengalami kerusakan. Jika ini terjadi, tentu akan memengaruhi proses pengambilan air baku dan operasional instalasi pengolahan air,” jelas Afriyanto.

Ia mengatakan, terganggunya pengambilan air baku dapat berdampak pada kapasitas produksi instalasi pengolahan air. Apabila proses produksi tidak berjalan optimal, distribusi kepada pelanggan berpotensi mengalami gangguan.

Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Kamis (5/11/2026) siang hingga sore menjadi salah satu kondisi yang perlu diwaspadai. Peningkatan debit sungai dan material yang terbawa arus dapat memengaruhi fasilitas pengambilan air baku, terutama jika terjadi banjir.

Baca Juga:   Suplai Air Bersih Kota Padang Terganggu Akibat 33 Pipa Air Bocor Diterjang Air Batang Aie Dingin

Menghadapi kemungkinan tersebut, Perumda Air Minum Kota Padang meminta pelanggan mengambil langkah antisipasi dengan menyiapkan persediaan air bersih di rumah.

“Kami mengajak seluruh pelanggan untuk mengantisipasi kemungkinan tersebut dengan menyiapkan cadangan air di rumah. Sebaiknya bak penampungan dan tandon diisi selagi distribusi masih berjalan normal,” ungkap Afriyanto.

Menurutnya, ketersediaan cadangan air di rumah dapat membantu pelanggan memenuhi kebutuhan sehari-hari apabila pelayanan terganggu akibat dampak cuaca ekstrem.

Perumda Air Minum Kota Padang mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mengabaikan potensi perubahan kondisi alam. Kesiapsiagaan sejak dini diperlukan agar kebutuhan air bersih rumah tangga tetap dapat diantisipasi ketika fasilitas produksi atau distribusi mengalami kendala.

Perusahaan mengingatkan bahwa kondisi sungai dan cuaca merupakan faktor yang dapat memengaruhi kelancaran pelayanan. Karena itu, persiapan sederhana dari pelanggan, seperti mengisi tandon dan bak penampungan, menjadi langkah penting menghadapi kemungkinan gangguan pasokan air.***

Berita Terkait