Home EkoBis Hujan Deras Ganggu Distribusi Air Minum di Padang, Sejumlah Intake Terdampak

Hujan Deras Ganggu Distribusi Air Minum di Padang, Sejumlah Intake Terdampak

by Bali Paradiso
0 comment

PADANG — Hujan deras yang mengguyur Kota Padang sejak Sabtu siang menyebabkan gangguan operasional pada sejumlah instalasi pengambilan air baku (intake) milik Perumda Air Minum Kota Padang. Tingginya debit sungai membawa material berupa kayu, batu, dan sedimen yang menutupi sebagian pintu intake, sehingga menghambat pengambilan air baku dan berdampak pada distribusi air minum kepada pelanggan.

Pejabat Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Afriyanto, mengatakan sejumlah intake di wilayah utara Kota Padang terdampak cukup signifikan. Intake tersebut meliputi Latung, Gariang, Palukahan, Sungai Duo, dan Sungai Sariak.

Gangguan operasional pada sejumlah intake itu berdampak terhadap pelayanan air minum di beberapa wilayah, terutama Kecamatan Koto Tangah, Nanggalo, dan Kuranji.

Dampak hujan deras juga dirasakan di wilayah selatan Kota Padang. Curah hujan yang tinggi menyebabkan debit air di sejumlah sumber air baku meningkat, sehingga turut menghambat proses pengambilan, pengolahan, dan pendistribusian air minum kepada pelanggan.

Afriyanto menjelaskan, proses pembersihan material kayu, batu, dan sedimen yang menutupi pintu intake belum dapat dilakukan secara maksimal. Tingginya debit dan derasnya arus sungai menjadi kendala utama bagi petugas untuk melakukan penanganan secara optimal.

“Keselamatan petugas menjadi perhatian utama dalam kondisi seperti ini. Kami terus memantau situasi di lapangan dan akan melakukan penanganan secara bertahap setelah kondisi memungkinkan, agar operasional intake dapat kembali berjalan optimal dan pelayanan air minum kepada pelanggan berangsur normal,” ujarnya.

Baca Juga:   SEABEF in Conjunction with WITF 2024 Siap Digelar di Jakarta

Di tengah gangguan tersebut, Perumda Air Minum Kota Padang mengimbau pelanggan untuk menggunakan air secara bijak dan menghemat pemakaian hingga distribusi kembali normal. Pelanggan juga diharapkan menyiapkan cadangan air secukupnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Selain itu, air hujan dapat dimanfaatkan sebagai alternatif untuk kebutuhan nonkonsumsi, seperti menyiram tanaman dan membersihkan halaman, dengan tetap memperhatikan kebersihan serta keamanan penggunaannya.

Perumda Air Minum Kota Padang menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat gangguan pelayanan tersebut. Perusahaan terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi sumber air baku serta berupaya melakukan penanganan secepat mungkin dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas.

Masyarakat diharapkan dapat memahami kondisi tersebut dan mendukung upaya pemulihan yang sedang dilakukan. Informasi terbaru mengenai perkembangan penanganan dan pemulihan distribusi air minum akan disampaikan melalui kanal informasi resmi Perumda Air Minum Kota Padang. **

Berita Terkait