Akhirnya INDO SEAMORE Benar – Benar Melaut
SELAYAR|PARADISO.CO.ID – INDO SEAMORE akhirnya benar – benar melaut usai disembahyangi oleh keluarga Haji Erwin dan para crew di atas geladak kapal pada Kamis (16/5/2022) malam. Sauh pun dilepas dari pelabuhan Tanah Beru dengan penuh rasa optimisme bahwa perjalanan perdana ini akan sukses, aman dan menyenangkan.
“Saya ikut trip perdana INDO SEAMORE ini sampai di Selayar untuk memastikan bahwa kapal ini aman untuk berlayar jauh mengarungi samudera,” kata Haji Erwin. Dan nyatanya kapal dengan dua mesin ini melaju dengan aman menuju selayar sambil menyinggahi Pulau Kambing dan Pulau Pasih untuk mengantar para tamu perdananya untuk diving.
Haji Erwin ternyata cukup puas dengan karyanya ini. Berkali – kali ia bergumam senang memandang dan menatap dalam – dalam karyanya bersama para tukangnya di Tanah Beru. “Saya tidak akan berhenti membuat kapal pinisi, saya akan terus melestarikan warisan leluhur ini sampai ajal menjemput kelak,” papar Haji Erwin diatas anjungan kapal pinisi INDO SEAMORE.
Tamu Perdana
Para divers Thailand, Singapura dan Malaysia yang menjadi tamu perdana INDO SEAMORE. FOTO – IST.
Ketika melaut untuk pertama kalinya ini, INDO SEAMORE yang dimotori oleh Direkturnya Ni Nyoman Dewi Antini berhasil menggaet 20 orang divers yang akan mengekpsplore Bira, Kepulauan Selayar, Takabonerate hingga kawasan wisata bawah laut terbaik di Indonesia, Taman Nasional Komodo dan sekitarnya. Para divers itu berasal dari Thailand, Singapura, dan Malaysia yang didampingi oleh instruktur diving Sammy Kaunang, serta lokal guide Ali, Dika dan Oky.
Usai menempuh perjalanan selama sejam dari Pelabuhan Tanah Beru, kami pun tiba di Pulau Kambing tempat pertama untuk turun diving bersama INDO SEAMORE. Cuaca cukup bersahabat pagi itu dan para diverspun sepertinya sudah tak sabar melihat keindahan bawah laut Pulau Kambing di gugusan Kepulauan Selayar ini. Ada raut wajah sumringah senang usai diving perdana di Pulau Kambing. Konon kabarnya dinamakan Pulau Kambing karena pada awalnya Pulau tanpa penghuni itu dilepasliarkan kambing-kambing di Pulau itu oleh masyarakat sekitarnya. Tak terhitung berapa banyak kambing dan berapa banyak pemilik yang empunya punya kambing di pulau itu. Bahkan menurut penuturan Haji Ervin, kambing – kambing yang kini berada di pulau itu tingkah lakunya lebih liar dari rusa. Sulit untuk menangkapnya dan membawanya kembali kepada pemiliknya.
Sunset di Tanah Beru, Bulukumba, Sulawesi Selatan. FOTO – OKY.
Usai diving di Pulau Kambing, kamipun bergerak menuju ke Pulau Pasih untuk melakukan aktivitas yang sama yakni night dive. Keren ujar salah seorang divers asal Thailand usai melakukan aktivitas night dive. Malam pun kian larut, langit diselimuti dan bertabur bintang. Saya menyaksikan indahnya alam ini dari Kepulauan Selayar, sambil bergumam akan kebesaran kuasa Sang Pencipta. Malam perdana berbaring diatas INDO SEAMORE yang nyaman yang menghantar mimpi untuk segera tiba di Pulau Komodo.*** (bersambung)
Editor – Igo Kleden
