Home Destinasi Menuju Melautnya INDO SEAMORE di Tanah Beru, Bulukumba (1)

Menuju Melautnya INDO SEAMORE di Tanah Beru, Bulukumba (1)

by Igo Kleden
0 comment

Usai menikmati enaknya Coto Makasar dan melihat keindahan Kota Makasar di malam hari, saya pun kemudian beranjak menuju Tanah Beru malam itu juga. Perjalanan menuju Tanah Beru ditempuh dalam waktu 5 jam. Meski cukup melelahkan namun saya cukup menikmati perjalanan karena suasana malam yang tenang hingga jalanannya beraspal tergolong mulus bila Anda ingin menempuh perjalanan ke Bulukumba melalui perjalanan darat.

Sebelum tiba di Tanah Beru yang menjadi tujuan perjalanan saya, malam itu kami sempat singgah di Jeneponto setelah 2,5 perjalanan dari Kota Makasar. Jeneponto ini menjadi tempat singgah sementara bagi siapapun yang menempuh perjalanan trans sulawesi. Malam itu, segelas kopi khas tanah toraja mampu melepas dahaga dan membuat mata kembali melek ketika 2,5 jam perjalanan dari Bandara Hasanudin. Kini kurang lebih 2,5 jam perjalanan lagi baru akan tiba di Tanah Beru dan kopi saya pikir cukup menghangatkan badan dan pikiran saya dalam menempuh perjalanan 2,5 jam berikutnya.

Salah satu sudut Tanah Beru, Bulukumba, Sulawesi Selatan. FOTO – IST.

Semangat untuk segera tiba di Tanah Beru akhirnya mengantarkanku tiba di kampung para pesohor yang melahirkan kapal phinisi yang terkenal di seantero dunia ini. Pukul 4 dini hari, akhirnya saya bersama Suyanto Nawawi, diver dan pemerhati masalah konservasi terumbu karang yang saat ini berdomisi di Bali serta Okky, sang diver yang saat ini terus mempromosikan diving di Pulau Menjangan Bali ditemani Selvi dan Arjuna yang merupakan dua orang anak pembuat kapal phinisi, kami tiba di Tanah Beru. (Bersambung….)

Baca Juga:   Wow... Menginap di Hotel Dafam Hanya Rp 10 Ribu

(Simak selanjutnya….cerita tentang Tanah Beru, Sang Maestro pembuat kapal phinisi asal Tanah Beru, Haji Erwin, serta bagaimana proses pembuatan karya phinisi terbarunya INDO SEAMORE yang akan melaut untuk pertama kalinya menuju Komodo Labuan Bajo pada 16 Juni 2022 ini. Dan juga jangan lewatkan kisah Ni Nyoman Dewi Antini yang terlanjur basah terjun ke dunia kapal phinisi yang semulanya sangat minim pengalaman, namun berkat tekad dan kerja keras serta mencintai pekerjaannya akhirnya kini mampu mengelola 4 kapal phinisi).

Editor – Igo Kleden

Berita Terkait