Paradiso

Muhidi Dorong Perempuan Naik Kelas, Bimtek Jadi Bekal Bangun Usaha yang Lebih Maju

PADANG – Di balik ketahanan ekonomi banyak keluarga di Sumatera Barat, terdapat peran perempuan yang setiap hari berjuang mengembangkan usaha demi memenuhi kebutuhan rumah tangga. Semangat itulah yang tampak dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Ekonomi Perempuan yang diikuti puluhan perempuan pelaku usaha di Padang, Sabtu (11/7/2026).

Mayoritas peserta merupakan ibu rumah tangga yang telah menjalankan berbagai usaha produktif, mulai dari kuliner, kerajinan, perdagangan, hingga usaha rumahan lainnya. Melalui kegiatan ini, mereka dibekali keterampilan untuk meningkatkan kualitas produk, memanfaatkan pemasaran digital, memperluas jaringan usaha, serta memperoleh akses pembiayaan yang lebih mudah.

Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, menilai perempuan memiliki posisi yang semakin penting dalam pembangunan ekonomi. Menurutnya, perempuan tidak lagi hanya berperan di sektor domestik, tetapi telah menjadi penggerak utama berbagai aktivitas ekonomi masyarakat.

“Perempuan hari ini telah membuktikan mampu menjadi pelaku usaha yang tangguh. Saatnya kita memberikan dukungan yang lebih besar agar mereka bisa naik kelas dan menjadi penggerak ekonomi daerah,” kata Muhidi.

Ia menegaskan DPRD Sumbar terus mendorong berbagai kebijakan yang berpihak kepada pemberdayaan perempuan, mulai dari penguatan UMKM, kemudahan akses permodalan, pelatihan berbasis kebutuhan pasar, hingga perluasan promosi melalui berbagai platform digital.

Muhidi juga menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi. Menurutnya, dunia usaha berubah sangat cepat sehingga pelaku UMKM harus terus belajar agar mampu bersaing.

“Siapa yang mampu mengikuti perkembangan dan memanfaatkan informasi, dialah yang akan bertahan dan berkembang. Sebaliknya, jika tidak mau berubah, peluang akan diambil oleh orang lain,” ujarnya.

Selain itu, ia mendorong penguatan koperasi perempuan, kelompok usaha bersama, serta kolaborasi dengan dunia perbankan, perguruan tinggi, komunitas, dan sektor swasta agar ekosistem pemberdayaan perempuan semakin kuat.

Muhidi meyakini investasi terbaik bagi pembangunan daerah adalah memperkuat kapasitas perempuan. Ketika perempuan memperoleh akses terhadap pelatihan, teknologi, modal, dan pasar, dampaknya akan dirasakan secara luas melalui meningkatnya kesejahteraan keluarga, terciptanya lapangan kerja baru, hingga tumbuhnya ekonomi daerah.

Melalui Bimtek ini, ia berharap semakin banyak perempuan Sumatera Barat yang berani berinovasi, memperluas usaha, dan menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya.

“Bila perempuan semakin berdaya secara ekonomi, maka keluarga menjadi lebih kuat, masyarakat semakin sejahtera, dan pembangunan daerah akan berjalan lebih cepat,” tutup Muhidi.***

Exit mobile version