Home News Perumda AM Kota Padang Luncurkan Program Pemasangan Sambungan Rumah Gratis bagi 1.000 Unit UMKM

Perumda AM Kota Padang Luncurkan Program Pemasangan Sambungan Rumah Gratis bagi 1.000 Unit UMKM

by Bali Paradiso
0 comment

PADANG – Perumda AM Kota Padang meluncurkan program strategis pemasangan sambungan rumah (SR) gratis bagi 1.000 unit UMKM di seluruh Kota Padang. Program ini mendukung misi UMKM Naik Kelas yang menjadi prioritas Pemerintah Kota Padang.

Pelaku UMKM di Kota Padang menyambut baik program tersebut. Eka, 56 tahun, pelaku UMK di Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo mengaku sangat terbantu dengan pemasangan gratis yang diterimanya. Ia sehari-hari mengelola warung kecil menjual camilan dan kopi.

Setelah mendapatkan informasi saya langsung mendaftarkan diri untuk mendapatkan promosi tersebut.
“Alhamdulillah informasi itu ternyata benar, saya coba mendaftar, diterima,”katanya.
Menurutnya, program Perumda AM Kota Padang tersebut sangat membantu masyarakat dengan berpenghasilan rendah. Apalagi pelaku UMKM yang membutuhkan air bersih untuk menunjang usahanya.
“Sekarang sangat terbantu, karena saya jualan minum dan masakan. Dengan gratis pemasangan baru ini, bisa mengurangi biaya pemasangan. Selama pemasangan tidak ada kendala, semua pelayanan lancar,” kata Eka.

Untuk mendapatkan promosi ini Perumda AM Kota Padang membuka pendaftaran program ini hingga 28 November 2025. Program ditujukan untuk mendorong pelaku usaha kecil memiliki akses air bersih layak dan berkelanjutan.

Program ini menjadi wujud nyata dukungan terhadap visi dan misi Wali Kota Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir. Pemerintah Kota Padang menempatkan UMKM sebagai pilar penggerak ekonomi daerah.

Baca Juga:   Gubernur Terbitkan Surat Pengumuman, Mulai 1 Juli Tidak Semua Kendaraan Barang Diizinkan Melewati Jalur Malalak

UMKM Naik Kelas masuk dalam sembilan Program Unggulan Pemerintah Kota Padang. Tujuannya mengembangkan kapasitas usaha mikro agar lebih produktif, adaptif, dan berdaya saing. Sasaran utamanya pelaku usaha kecil yang beroperasi secara tradisional namun memiliki potensi berkembang.***

Berita Terkait