LEMBATA|PARADISO.CO.ID – Eksplorasi budaya Lembata di Desa Lebala, Kecamatan Wulandoni berlangsung gempita dalam kondisi guyuran hujan sejak penjemputan hingga akhir acara.
Acara menjadi unik karena digelar di atas panggung Kapal Lepan Batan bikinan anak muda Lebala.
Ritual utama yang diangkat dalam acara ini adalah Ritual Paku Lewo.
Lebih tepat, acara ini dimaksudkan untuk memagari desa dari pengaruh-pengaruh jahat. Hal-hal buruk yang sudah terjadi di masa lalu supaya juga tidak boleh terulang kembali.
Ada yang menumpang kapal yang sama, tetapi juga ada yang memang berbeda kapal. Ada yang memang berasal dari Lepan Batan tetapi juga ada yang hanya singgah di Lepan Batan.
Di akhir acara, Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday mengatakan bahwa peristiwa perjumpaan di Lebala adalah peristiwa Perjumpaan sanak keluarga dari satu asal, Lepan Batan.
“Peristiwa hari ini adalah peristiwa berkumpulnya kembali para saudara. Di atas kapal ini kita bersaudara kembali. Perbedaan di antara kita hanyalah pembagian fungsi untuk saling melengkapi sebagai saudara,” tegasnya.***
Editor – Igo Kleden
