Home Sosial Wakil Ketua DPRD Sumbar Dampingi DPR RI Tinjau Kesiapan Pembangunan IPA Taban III

Wakil Ketua DPRD Sumbar Dampingi DPR RI Tinjau Kesiapan Pembangunan IPA Taban III

by Bali Paradiso
0 comment

PADANG – Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhammad Iqra Chissa Putra, mendampingi Anggota DPR RI, Zigo Rolanda, meninjau kesiapan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Taban III milik Perumda Air Minum Kota Padang, Rabu (5/8/2026). Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan proyek strategis penyediaan air bersih dapat segera direalisasikan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Iqra mengatakan, pembangunan IPA Taban III merupakan langkah strategis dalam memperkuat sistem penyediaan air minum di Kota Padang. Proyek tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan air bersih seiring pertumbuhan penduduk dan berkembangnya kawasan permukiman.

“Proyek ini sangat dibutuhkan masyarakat. Kehadiran IPA Taban III diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi air bersih sehingga pelayanan Perumda Air Minum semakin optimal dan menjangkau lebih banyak pelanggan,” ujar Iqra.

Menurutnya, dukungan pemerintah pusat melalui Anggota DPR RI Zigo Rolanda menjadi faktor penting agar seluruh proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana. Ia berharap tahapan administrasi, penganggaran, hingga pelaksanaan konstruksi dapat berlangsung tanpa hambatan sehingga manfaat proyek segera dirasakan masyarakat.

“Kami di DPRD Sumbar memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan infrastruktur dasar seperti penyediaan air bersih. Ini merupakan kebutuhan utama masyarakat yang harus menjadi prioritas pembangunan,” katanya.

Iqra juga mengapresiasi sinergi antara Pemerintah Kota Padang, Perumda Air Minum Kota Padang, dan pemerintah pusat dalam mempercepat realisasi pembangunan IPA Taban III. Menurutnya, kolaborasi lintas pemerintah menjadi kunci keberhasilan pembangunan infrastruktur pelayanan publik.

Baca Juga:   Wamen PU RI Kunjungi Intake Palukahan

Ia optimistis IPA Taban III akan memperkuat ketahanan sistem penyediaan air bersih di Kota Padang, sekaligus menjadi solusi untuk menjaga kontinuitas layanan saat terjadi gangguan pada sumber air maupun kondisi bencana.***

Berita Terkait