Home Sosial Muhidi Ajak UMKM Sumbar Naik Kelas Lewat Digitalisasi, Jejaring Bisnis, dan Penguatan Legalitas

Muhidi Ajak UMKM Sumbar Naik Kelas Lewat Digitalisasi, Jejaring Bisnis, dan Penguatan Legalitas

by Bali Paradiso
0 comment

PADANG – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan daya saing melalui pemanfaatan teknologi digital, penguatan jaringan usaha, serta peningkatan kompetensi agar mampu berkembang di tengah persaingan ekonomi yang semakin dinamis.

Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan kapasitas pelaku UMKM di Padang, Selasa (28/7/2026).

Menurut Muhidi, tantangan UMKM saat ini tidak hanya berkaitan dengan permodalan, tetapi juga menyangkut kualitas produk, branding, legalitas usaha, hingga kemampuan memanfaatkan platform digital dan e-commerce.

“Di era digital ini, kesempatan belajar terbuka sangat luas. Manfaatkan teknologi, ikuti pelatihan, dan terus tingkatkan kompetensi agar usaha mampu bersaing,” katanya.

Ia menilai keberhasilan usaha tidak bisa dicapai seorang diri. Karena itu, pelaku UMKM harus aktif membangun kolaborasi dan memperluas jaringan bisnis.

“Jangan hanya mengandalkan kemampuan diri sendiri. Bangun jaringan, cari mitra, dan terus belajar. Kesuksesan sering kali lahir dari kolaborasi, bukan bekerja sendirian,” ujar Muhidi.

Ia juga mengingatkan bahwa kegagalan merupakan bagian dari proses membangun usaha. Yang terpenting adalah terus berinovasi dan tidak bergantung pada satu sumber penghasilan.

“Jangan pernah berputus asa. Terus berusaha, terus belajar, dan jangan hanya mengandalkan satu jenis usaha. Jika satu belum berhasil, masih ada peluang lain yang bisa dikembangkan,” katanya.

Salah seorang peserta, Zufrizal atau akrab disapa Ucok, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru, terutama mengenai pentingnya legalitas usaha.

Baca Juga:   Tiga Prioritas Rehab-Rekon Sumbar: Huntap, Infrastruktur, dan Pemulihan Fasilitas Publik

Ucok yang menjalankan usaha jual beli barang bekas mengatakan dirinya kini berencana segera mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB) agar usahanya memiliki legalitas yang lebih kuat.

“Saya ingin mengetahui cara membuat NIB untuk usaha saya. Setelah mengikuti pelatihan ini, saya jadi lebih memahami langkah-langkah yang harus dilakukan agar usaha bisa berkembang lebih besar,” ujarnya.

Peserta lainnya, Jerusalem, Ketua KUBE UMKM Sejahtera, juga mengapresiasi pelaksanaan Bimtek karena memberikan motivasi sekaligus wawasan baru mengenai pengembangan usaha.

Para peserta berharap pelatihan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak pelaku UMKM di Sumatera Barat yang mampu memanfaatkan teknologi digital, memperkuat legalitas, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas akses pasar menuju UMKM yang lebih mandiri dan berdaya saing di tingkat nasional.***

Berita Terkait