Home ekraft Sandiaga Uno: Bajafash 2023 Sebagai Kebangkitan Pariwisata Kepri

Sandiaga Uno: Bajafash 2023 Sebagai Kebangkitan Pariwisata Kepri

by Bowo
0 comment

Batam, Kepri (Paradiso) – Bajafash; Batam Jazz & Fashion, perhelatan internasional yang memadukan keindahan musik jazz dan fashion kembali digelar di Panbil Eco Edupark, Kota Batam 28-29 Juli 2023. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan Bajafash 2023 menjadi momentum kebangkitan pariwisata Kepulauan Riau khususnya Batam. Selain kagum dengan atraksi musik jazz dan fashion yang disuguhkan, Sandiaga juga tertarik keindahan destinasi wisata di Panbil Eco Edupark.

“Keren tempatnya dan musiknya juga keren, produk UMKM yang dipamerkan juga bagus dan menarik, perpaduan ini menjadi daya tarik kuat Bajafash. Pengunjung juga banyak yang hadir, semoga ini menjadi kebangkitan pariwisata Kepri khususnya Batam,” ujar Sandiaga Salahuddin Uno saat hadir di pembukaan Bajafash 2023 Panbil Eco Edupark, Kota Batam (28/07/2023).

Sandiaga sangat mengapresiasi sekali para stakeholder pariwisata Batam yang telah menggagas acara seperti ini. Ia juga mengaku dirinya satu pesawat sama kru dari Maliq & D’Essentials, dan banyak juga yang berkunjung ke Batam, 180 kursi terisi semua. Pihaknya mendukung event-event seperti ini, saya melihat _multiplier effect_ yang tinggi.

Bajafash 2023 berlangsung pada 28-29 Juli 2023 dengan menampilkan sejumlah musisi internasional dan nasional. Seperti Sheila Majid, Maliq & D’Essentials, Rio Moreno feat. Rudi Djoe, Soukma & Weixiang Tan, Dua Empat feat Hansen Arif & Joshua Alexander, Littlefingers, Lightcraft, Tanayu, Roadroots, Kangakubawa, Flatnine Quintet, dan deretan musisi lain. Serta penampilan apik karya desainer tersohor Indonesia kolaborasi bersama Indonesia Fashion Chamber (IFC), hingga koleksi Corrie Kastubi dan Beda-Beda Batik.

Baca Juga:   Mandiri Utama Finance Salurkan Donasi CSR Dirikan 3 Loket Tiket Baru di Desa Budaya Penglipuran

Menparekraf Sandiaga mendorong Bajafash 2023 untuk dapat ditingkatkan penyelenggaraanya menjadi event tahunan yang diunggulkan. Penyelenggaraan event dikatakan Sandiaga berpotensi besar mendatangkan manfaat positif termasuk penciptaan lapangan kerja.

Beli Topi Khas Adat Melayu ‘Tanjak’

Saat berkeliling stan UMKM, salah satu produk mencuri perhatian Sandiaga adalah topi khas adat Melayu yang biasa disebut dengan ‘Tanjak’ karya desainer bernama Baskoro dengan nama brand Raja Qisty.

Menparekraf Sandiaga pun menjajal ‘Tanjak’ berwarna hijau yang bermakna “Putra Kayangan’. ‘Putra Kayangan’ ini biasa dipakai oleh kaum bangsawan Melayu. ‘Tanjak’ sendiri memiliki sebutan dan nama yang berbeda. Ada yang disebut ‘Mahkota Alam’ biasa digunakan oleh kaum cendikiawan, ‘Nahkoda Trong’ digunakan oleh seseorang yang setia membantu menjaga keamanan laut dengan sikap-sikap kepahlawanan, dan masih banyak sebutan Tanjak lainnya.

“Warna Tanjaknya bagus sekali. Tadi awal pakai kesempitan, tapi untungnya bisa di-_adjust_, jadi pas di kepala saya,” ujar Sandiaga.

Karena menurut Menparekraf Sandiaga Tanjak berwarna hijau ini menjadi simbol pembangunan ekonomi hijau yang berkelanjutan, maka tanpa berfikir lama ia langsung membeli topi adat tersebut.

“UMKM di Batam ini keren banget. Tadi saya lihat kualitasnya sudah bagus, sudah terkurasi, dan setiap UMKM itu menciptakan lapangan kerja, 4 sampai 6 lapangan kerja. Dan inilah bagian dari target kita menciptakan 4,4 lapangan kerja,” kata Sandiaga.

Baca Juga:   Tips Simpel untuk Tetap Fit di Bulan Ramadan

“Saya baru membaca rilis terakhir bahwa ekonomi kita masih bertumbuh namun kita harus melihat bagaimana menstimulus konsumsi. Salah satu yang bisa menstimulus adalah (penyelenggaraan) konser-konser dan event-event,” kata Menparekraf Sandiaga.

“Pak Presiden sendiri menginstruksikan ada 3.000 event musik dan event kreatif di seluruh Indonesia yang (diproyeksikan) dapat menginjeksikan (berkontribusi terhadap pendapatan negara) Rp167 triliun,” ujar Sandiaga.

Founder & Advisor Bajafash, Indina Putri Fadjar, menyampaikan rasa terima kasih kepada Menparekraf yang telah mendukung penyelenggaraan Bajafash 2023.

“Saya benar-benar berterima kasih (atas) kehadirannya dan telah menyempatkan ke sini. Terima kasih karena sangat _support_ sekali untuk kami mengadakan Bajafash yang ke-5. Terima kasih juga untuk Bank Indonesia, karena Bank Indonesia mempercayai kami untuk mendukung programnya dan akhirnya kita berkolaborasi,” kata Indina.

Turut mendampingi Menparekraf Sandiaga, Direktur Event Nasional dan Internasional Kemenparekraf/ Baparekraf, Dessy Ruhaty. Serta turut hadir Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kota Batam, Ardiwinata. (*)

Berita Terkait