Gubernur Bali Instruksikan Tutup Tempat Hiburan Malam di Bali

Denpasar (Paradiso) – Gubernur Bali I Wayan Koster menginstruksi kepada seluruh Bupati dan Walikota seluruh Bali untuk menutup operasional seluruh destinasi pariwisata, tempat hiburan malam dan seluruh arena tajen atau sabung ayam di seluruh Bali. Instruksi tersebut disampaikan menyusul adanya peningkatan Pasien Dalam perawatan (PDP) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Bali. “Saya minta kepada seluruh Bupati dan Walikota di Bali untuk menutup sementara seluruh destinasi pariwisata baik yang dikelola pemerintah, swasta dan desa. Ini juga berlaku untuk arena tajen atau sabung ayam yang marak di Bali agar ditutup untuk sementara sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan,” ujar Koster di Denpasar, Minggu (22/3).

Sementara Ketua Satgas Penanggulangan Korona Provinsi Bali Dewa Made Indra mengakui jika Gubernur Bali telah mengeluarkan instruksi untuk menutup semua destinasi wisata, tempat hiburan malam, tempat lokalisasi dan berbagai jenis hiburan lainnya. “Bapa Gubernur memang sudah mengeluarkan instruksi resmi untuk menutup semuanya tanpa kecuali. Namun kini tinggal ketegasan dari para bupati dan walikota di seluruh Bali. Tapi ada beberapa destinasi yang sudah dengan kesadarannya sendiri menutup kedatangan wisatawan,” ujarnya.

Sekda Bali ini tidak mau merinci seperti apa saja tempat hiburan yang akan ditutup dengan segera. Artinya, jenis kegiatan apa saja yang mendatangkan banyak orang diwajibkan untuk ditiadakan atau ditutup.

Intruksi yang sama juga diberlakukan terkait pembatasan dalam melakukan upacara melasti atau upacara lainnya yang melibatkan keramaian. Untuk itu bagi masyarakat yang belum mematuhi maka dimohonkan dengan sangat untuk mematuhi intruksi tersebut, guna menanggulangi penyebaran virus corona. Pantauan media ini di Kota Denpasar dan sekitarnya, untuk umat Katolik dan protestan sangat menaati himbauan gubernur. Seluruh ibadat pada Minggu (22/3) ditiadakan. Jemaat atau umat antusias mengikuti ibadat secara online di rumahnya masing-masing. Seluruh gereja di Bali tampak sepi dan hanya petugas pengatur rekaman live streaming dengan beberapa umat saja yang mengikuti upacara. (*)

Igo Kleden

Igo Kleden

I am journalist...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *