Home EkoBis ITDC-MGPA Terus Genjot Kelengkapan Fasilitas Pendukung Pelaksanaan MOTOGP DAN WSBK 2022

ITDC-MGPA Terus Genjot Kelengkapan Fasilitas Pendukung Pelaksanaan MOTOGP DAN WSBK 2022

by Igo Kleden

JAKARTA|PARADISO.CO.ID – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK Mandalika)/The Mandalika, dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) sebagai bagian ITDC Group, terus fokus meningkatkan kelengkapan penyelenggaraan balapan serta sarana dan prasarana pendukung Pertamina Mandalika International Street Circuit. dalam  rangka mensukseskan event  MotoGP dan MOTUL FIM Superbike World Championship (WSBK) 2022 mendatang.

Peningkatan kelengkapan penyelenggaraan balapan di Pertamina Mandalika International Street Circuit diperlukan khususnya untuk memenuhi syarat homologasi penyelenggaraan event MotoGP. Syarat dan ketentuan dalam penilaian homologasi tersebut berdasarkan Federation Internationale de Motocyclisme (FIM) Guidlines diantaranya adalah additional protective devices, track marking, verges and run-off areas, gravel beds, tyre barriers, turn signs, start lights, all along the track, both sides, pit lane axit, starting grid, flag marshal posts, light panel and equipments, track marshal post and equipment, track maintenance, drainage system dan long lap penalty zone. Guna memenuhi kelengkapan ini, ITDC Group telah berkoordinasi secara intensif dengan sejumlah pihak yaitu Ikatan Motor Indonesia (IMI), Dorna Sports dan (FIM).

“Kami mendapat apresiasi positif dari pembalap dan kru tim balap WSBK atas kualitas lintasan sirkuit kami setelah balapan WSBK 2021 usai. Namun masih ada beberapa hal yang harus kami tingkatkan lagi. Saat ini, kami fokus melengkapi kelengkapan penyelenggaraan balapan dan fasilitas pendukung sirkuit guna memenuhi prasyarat penyelenggaraan balap motor yang akan berlangsung di The Mandalika tahun depan yaitu MotoGP dan WSBK. Kami optimistis semua prasyarat dapat terpenuhi dan lolos homologasi sebelum balapan MotoGP berlangsung,”  kata Vice CEO MGPA Cahyadi Wanda.

Baca Juga:   Capain Penumpang di Bulan Juli 2021 di Bandara Ngurah Rai Turun 81 Persen Dibanding Juni 2021

Sementara Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis Arie Prasetyo menyambut gembira penetapan pelaksanaan MotoGP.

“Kami menyambut gembira pengumuman Dorna Sports yang telah menetapkan pelaksanaan MotoGP di Indonesia pada 18-20 Maret 2022 dan WSBK pada 11-13 November 2022. Ini merupakan bukti kepercayaan Dorna Sports atas kesiapan Pertamina Mandalika International Street Circuit dalam menggelar event balap motor berkelas dunia. Dalam rangka mendukung penyelenggaraan event balap motor tahun depan dan meningkatkan kenyamanan tim balap maupun penonton, kami juga tengah meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendukung sirkuit,” papar Arie.

Saat ini, ITDC tengah menyiapkan perbaikan akses keluar masuk kendaraan, pedestrian dan saluran drainase di sekitar Sirkuit, penataan landscape serta menyelesaikan pembangunan Pit Building (non modular part). Di samping itu juga akan dibangun tambahan grand stand di 11 titik yang mengelilingi sirkuit untuk kenyamanan penonton. Penambahan grand stand ini diperlukan sebagai antisipasi jumlah penonton MotoGP yang diperkirakan akan lebih banyak daripada WSBK. Seluruh pekerjaan ini ditargetkan akan selesai pada awal Maret 2022.

“Selain meningkatkan kelengkapan sirkuit serta sarana dan prasarana sirkuit, kami juga berkomitmen meningkatkan kualitas penyelenggaraan event balap motor di Pertamina Mandalika International Street Circuit sehingga penyelenggaraan balap motor tahun depan akan lebih baik dan memenuhi ekspektasi semua pecinta balap motor. Kami mohon dukungannya agar persiapan menyambut MotoGP ini dapat berjalan lancar sehingga kita dapat menyaksikan kembali balap motor MotoGP digelar di negeri kita setelah penantian panjang selama 24 tahun. Dan kami percaya event MotoGP mampu menjadi trigger kebangkitan industri pariwisata dan memberikan multiplier effect yang besar bagi perekonomian Indonesia,” tutup Arie Prasetyo.***

Baca Juga:   Skema Insentif Bagi Industri Pariwisata Terkait Dampak Corona

Editor – Igo Kleden

Berita Terkait