Home EkoBis Mari Megibung di Bali Timbungan Restoran

Mari Megibung di Bali Timbungan Restoran

by Igo Kleden

BALI|PARADISO.CO.ID – Bali Timbungan terus berupaya melestarikan tradisi masakan di Bali. Kali ini Bali Timbungan memperkenalkan tradisi Megibung, salah satu warisan leluhur dari Karangasem Bali.

Megibung merupakan tradisi makan bersama dalam satu wadah yang berasal dari Karangasem, Bali. Keunikan dari cara makan tersebut penuh dengan nilai kebersamaan, mempererat persahabatan agar saling mengenal satu sama lain dengan bertukar pendapat, cerita dan berdiskusi saat menyantap hidangan bersama dengan kerabat. Tradisi Megibung diperkenalkan oleh Raja Karangasem terdahulu pada tahun 1692 Masehi, saat ia duduk makan bersama dengan para prajuritnya.

Masyarakat Bali sampai saat ini masih menjaga dan melestarikan tradisi ini, bahkan megibung dikenal juga sebagai cara makan ala bangsawan.Hidangan yang istimewa dan penuh dengan makna ini digemari pelanggan Bali Timbungan.

Menu Megibung disajikan dalam satu wadah Dulang Bali dengan daun pisang. Suguhan yang meningkatkan selera makan ini terdiri dari Bebek Timbungan, Ayam Bakar Biru Maru, Sate Lilit Ikan, Sate Bawah Pohon Jambu, Kerang Bumbu Kacang, Udang Goreng Tepung, Cumi Goreng Tepung, Bergedel Jagung, Sup Sari Segara, Urap Paku, Kacang Panjang Kalasan dan Kerupuk Udang.Santapan spesial tersebut dapat dinikmati oleh 3 orang sahabat.

Masyarakat dapat menikmati menu Megibung dengan harga khusus hanya bisa didapatkan di Bali Timbungan Sunset Road Kuta selama bulan Ramadan2022. Tambahan secara cuma-cuma akan diberikan sajian takjil dan segelas teh hangat/dingin untuk berbuka puasa. Reservasi tempat bisa dilakukan lewat pesan melalui WhatsAppdi nomor 081138003222.

Baca Juga:   Bandara International Ngurah Rai Siap Sambut Wisatawan di Era New Normal

Bali Timbungan memiliki tigacabang restaurant. Di Bali dapat ditemukandi jalan Sunset Road Kuta dan Secret Garden VillageBedugul. Cabang terbaruberada di Sarinah Mall, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat telah dibuka pada tanggal 4 April 2022. Sajian autentik khas Bali sangat direspon dengan baik oleh warga di Jakarta.***

Penulis – Igo Kleden

Berita Terkait