PADANG — Perumda Air Minum Kota Padang meminta dinas dan instansi terkait meningkatkan koordinasi serta pengawasan terhadap pekerjaan pembangunan dan perbaikan drainase di sejumlah wilayah Kota Padang. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah kerusakan jaringan pipa distribusi air minum akibat aktivitas penggalian.
Kerusakan pipa yang terjadi selama pekerjaan drainase tidak hanya berdampak pada infrastruktur, tetapi juga berpotensi mengganggu kontinuitas pelayanan air minum kepada pelanggan.
Setiap terjadi kerusakan, petugas Perumda Air Minum Kota Padang harus segera melakukan penanganan dan perbaikan agar distribusi air kembali normal. Proses tersebut membutuhkan waktu, tenaga, serta biaya tambahan yang sebenarnya dapat diminimalkan melalui perencanaan dan pengawasan pekerjaan yang lebih baik.
Perumda Air Minum Kota Padang pada prinsipnya mendukung pembangunan infrastruktur drainase sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas lingkungan dan mengurangi risiko genangan maupun banjir.
Namun, pelaksanaan pekerjaan tersebut diharapkan tetap memperhatikan keberadaan jaringan utilitas bawah tanah, khususnya pipa distribusi air minum yang menjadi bagian penting dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Karena itu, Perumda Air Minum meminta instansi terkait meningkatkan pengawasan terhadap kontraktor atau penyedia jasa yang melaksanakan pekerjaan penggalian drainase. Koordinasi dengan pengelola jaringan utilitas juga perlu dilakukan sebelum pekerjaan dimulai.
Para pelaksana proyek diharapkan tidak hanya memperhatikan target penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memastikan aktivitas penggalian dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan posisi jaringan pipa yang berada di sekitar lokasi.
“Kami sangat mendukung pembangunan drainase untuk kepentingan masyarakat. Namun, besar harapan kami agar pelaksanaannya juga memperhatikan keberadaan jaringan pipa air minum. Jangan sampai pembangunan satu infrastruktur justru mengakibatkan terganggunya pelayanan publik lainnya.”
Perumda Air Minum Kota Padang berharap koordinasi antara pemerintah daerah, instansi teknis, kontraktor, dan pengelola utilitas dapat semakin diperkuat. Dengan demikian, pembangunan infrastruktur kota dapat berjalan optimal tanpa menimbulkan dampak terhadap layanan publik lainnya.
Sinergi tersebut penting karena pembangunan drainase dan penyediaan air minum sama-sama berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Perencanaan dan pelaksanaan yang terkoordinasi diharapkan mampu menjaga kualitas infrastruktur sekaligus memastikan pelayanan air minum kepada pelanggan tetap berjalan dengan baik.
Perumda Air Minum Kota Padang
Melayani dengan Sepenuh Hati.

